Ciri-Ciri Panas dalam Pada Anak yang Perlu Orang Tua Pahami

ERA.id - Panas dalam pada anak adalah kondisi yang sering menjadi perhatian orang tua. Gejala panas dalam pada anak bisa sangat bervariasi, lantas apa saja ciri-ciri panas dalam pada anak?

Artikel ini akan membahas ciri-ciri umum panas dalam pada anak, yang dapat membantu orang tua untuk lebih memahami kondisi tersebut untuk segera mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga kesehatan anak mereka.

Ciri-Ciri Panas dalam Pada Anak

Panas dalam pada anak seringkali menjadi penyebab kekhawatiran bagi para ibu. Kondisi ini seringkali ditandai oleh ketidaknyamanan di tenggorokan. Untuk itu penting untuk diketahui bahwa panas dalam bukan hanya mempengaruhi orang dewasa, tetapi juga dapat dialami oleh anak-anak.

Panas dalam pada anak biasanya disertai dengan beberapa gejala lain, seperti penurunan nafsu makan dan dalam beberapa kasus, demam. Kondisi ini seringkali muncul pada anak berusia sekitar 2 tahun, meskipun "panas dalam" sendiri bukan istilah medis yang spesifik.

Panas juga sering dipahami oleh masyarakat untuk merujuk pada berbagai gejala yang dapat mempengaruhi kesehatan tenggorokan, termasuk infeksi virus, bakteri, atau penyakit lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi penyebab panas dalam pada anak dan mencari solusi alami yang sesuai dengan kondisinya.

Cara Mengatasi Panas Dalam pada Anak (unsplash)

Cara Mengatasi Panas Dalam pada Anak

Panas dalam adalah masalah yang seringkali mengganggu kenyamanan anak. Namun, perlu diketahui bahwa panas dalam pada anak biasanya dapat diatasi dengan pengobatan sederhana di rumah, dan tidak selalu memerlukan penggunaan obat-obatan khusus. Berikut beberapa tips untuk meredakan panas dalam pada anak:

Berikan Air Garam untuk Berkumur

Salah satu cara tradisional yang cukup efektif untuk meredakan panas dalam pada anak adalah dengan menggunakan air garam untuk berkumur. Caranya cukup sederhana, campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, aduk hingga terlarut, dan ajari anak untuk berkumur selama 20-30 detik sebanyak 2-3 kali sehari. Pastikan anak tidak menelan campuran air garam tersebut.

Pastikan Anak Minum Cukup Air Putih

Meningkatkan asupan air putih sangat penting untuk meredakan panas dalam pada anak, serta mencegah dehidrasi. Anjurkan anak untuk minum setidaknya 8 gelas air putih sehari. Air hangat juga dapat membantu meredakan peradangan di tenggorokan.

Berikan Madu

Madu dikenal memiliki sifat meredakan yang baik untuk masalah tenggorokan. Anda dapat memberikan anak madu langsung atau mencampurnya dengan air hangat dan sedikit perasan lemon. Madu juga dapat dioleskan di bibir anak sebagai pelembap.

Sertakan Sayur dan Buah dalam Diet

Makanan kaya air dan nutrisi, seperti buah-buahan dan sayuran, sangat baik untuk mempercepat pemulihan dari panas dalam. Beri anak makanan seperti stroberi, pepaya, apel, semangka, anggur, bayam, kangkung, dan brokoli.

Hindari Makanan Pedas dan Asam

Saat anak mengalami panas dalam, mungkin nafsu makan mereka akan menurun. Hindari memberikan makanan pedas dan asam, yang dapat membuat tenggorokan lebih sakit. Pilih makanan yang lebih hangat dan mudah dicerna, seperti sup ayam atau sup kepiting.

Berikan Waktu untuk Istirahat

Istirahat yang cukup sangat penting dalam proses penyembuhan. Dengan istirahat yang mencukupi, sistem kekebalan tubuh anak akan lebih baik dalam melawan infeksi yang dapat memicu panas dalam.

Selain ciri-ciri panas dalam pada anak, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…