Penyebab Haus Berlebihan Bisa Jadi karena Berbagai Penyakit Kronis Berikut

ERA.id - Haus yang berlebihan bisa menjadi sinyal dari berbagai kondisi kesehatan yang berbeda. Lantas apa sebenarnya penyebab haus berlebihan dan bagaimana cara mengatasinya?

Apakah itu hanya karena hari yang panas, aktivitas fisik yang intens, atau indikasi dari masalah kesehatan yang lebih serius, seperti diabetes atau gangguan hormonal, kehausan yang tak kunjung reda bisa menjadi tanda dari beberapa faktor yang perlu dipahami lebih dalam.

Memahami Penyebab Haus Berlebihan

Dilansir dari Healthline, haus berlebihan dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:

  • Mengonsumsi makanan asin atau pedas.
  • Sakit.
  • Olahraga yang intens.
  • Diare.
  • Muntah.
  • Luka bakar.
  • Kehilangan darah yang signifikan.
  • Beberapa obat resep, termasuk lithium, diuretik, dan beberapa antipsikotik.

Meskipun demikian, haus berlebihan yang sering atau haus yang tidak dapat terpuaskan dapat menjadi gejala kondisi medis serius, di antaranya:

  • Dehidrasi: Terjadi ketika tubuh kekurangan jumlah cairan yang diperlukan untuk fungsi tubuh yang tepat. Dehidrasi yang parah dapat mengancam jiwa, terutama bagi bayi dan anak-anak kecil. Dehidrasi juga dapat disebabkan oleh penyakit, keringat berlebihan, produksi urin yang berlebihan, muntah, atau diare.
  • Diabetes mellitus: Haus berlebihan dapat disebabkan oleh kadar gula darah tinggi (hiperglikemia). Ciri ini sering menjadi salah satu gejala yang pertama terlihat dari jenis diabetes ini.
  • Diabetes insipidus: Bentuk diabetes ini terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat mengatur cairan dengan benar. Ini menyebabkan ketidakseimbangan dan kehilangan air dalam tubuh Anda, menyebabkan buang air kecil dan haus berlebihan.
  • Diabetes insipidus dipsogenik: Kondisi ini disebabkan oleh cacat dalam mekanisme haus, yang mengakibatkan peningkatan haus dan asupan cairan dengan sering buang air kecil.
  • Gagal jantung, hati, atau ginjal.
  • Sepsis: Ini adalah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh reaksi inflamasi parah dari infeksi bakteri atau kuman lainnya.

Cara Mendiagnosa dan Mengobati Haus Berlebihan

Untuk membantu mendiagnosa penyebab haus berlebihan yang tidak dapat teratasi, dokter akan meminta riwayat medis lengkap, termasuk kondisi yang sebelumnya sudah didiagnosis.

Cara Mendiagnosa dan Mengobati Haus Berlebihan (unsplash)

Untuk itu, sebaiknya Anda bersiap untuk menyebutkan semua obat resep dan suplemen yang Anda konsumsi. Beberapa pertanyaan yang mungkin ditanyakan meliputi:

  • Seberapa lama Anda menyadari gejala Anda?
  • Apakah Anda juga buang air kecil lebih dari biasanya?
  • Apakah gejala Anda mulai perlahan atau tiba-tiba?
  • Apakah haus Anda meningkat atau berkurang selama beberapa waktu tertentu dalam sehari?
  • Apakah Anda melakukan perubahan pola makan atau gaya hidup lainnya?
  • Apakah nafsu makan Anda terpengaruh?
  • Apakah Anda mengalami penambahan atau penurunan berat badan?
  • Apakah Anda baru-baru ini mengalami cedera atau luka bakar?
  • Apakah Anda mengalami pendarahan atau pembengkakan?
  • Apakah Anda mengalami demam?
  • Apakah Anda berkeringat berlebihan?

Selain pemeriksaan fisik, biasanya dokter Anda mungkin akan memeriksa tes darah dan urin untuk membantu memberikan diagnosis. Tes-tes ini mungkin melibatkan:

  • Tes glukosa darah.
  • Tes hitung darah dan diferensial darah.
  • Analisis urin, tes osmolalitas urin, dan elektrolit urin.
  • Tes elektrolit serum dan osmolalitas serum.
  • Tergantung pada hasil tes, dokter Anda mungkin merujuk Anda ke spesialis. Pengobatan dan prognosis akan tergantung pada diagnosis yang ditegakkan.

Selain penyebab haus berlebihan, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya! Bikin Paham, Bikin Nyaman…