Polisi-TNI Beda Inisial soal Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus, Komnas HAM: Orang yang Sama
ERA.id - Siapa penyiram air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus pada Kamis (19/3) malam masih dipertanyakan.
Soalnya inisial pelaku yang diumbar Polda Metro Jaya (PMJ) dengan TNI itu berbeda.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengaku tak ada perbedaan ihwal kasus tersebut.
"Mereka mengatakan itu orang yang sama, kira-kira gitu,” ujar Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Saurlin P. Siagian di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin kemarin.
"Polda Metro Jaya masih mendalami keterlibatan pihak TNI. Masih menyelidiki. Kita akan menunggu hasil penyelidikannya," ujarnya.
Lebih lanjut, Komnas HAM juga memastikan keterlibatan anggota TNI dalam kasus itu sesuai konfirmasi pihak Polda Metro Jaya bahwa keempat terduga pelaku merupakan personel Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
"Seperti rilis yang sudah disampaikan oleh Polda Metro Jaya, terkonfirmasi bahwa mereka dari BAIS dari pihak TNI," ungkapnya.
Selain itu, dia menjelaskan TNI juga menerima beberapa dokumen yang diperlukan dalam pengusutan kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh empat personel BAIS TNI.
"Pihak PMJ menyerahkan beberapa dokumen yang dibutuhkan oleh pihak TNI. Itu yang kita dapatkan," jelasnya.
Komnas HAM juga telah menerima keterangan Polda Metro Jaya terkait perkembangan kasus Andrie Yunus terhadap penyelidikan selama tiga jam. Keterangan disampaikan oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya serta jajaran pejabat di kepolisian.
Guna melengkapi pemantauan, Komnas HAM telah mendapatkan fakta-fakta perkembangan kasus dari kepolisian dan menyatakan keterangan kepolisian sudah cukup.
“Fakta-fakta yang sekarang kami butuhkan juga sudah beberapa hal sudah disampaikan, dan kami masih meminta beberapa hal lagi ya kepada Polda Metro Jaya untuk diserahkan kepada kita,” tuturnya.