Ada 4 Tahap Vaksinasi COVID-19, Kamu Masuk di Tahap Mana?

ERA.id - PT Bio Farma telah mengirim vaksin Coronavirus Disease (COVID-19) merek Sinovac ke 34 provinsi Indonesia mulai Minggu, (3/1/2021). Hal ini menjadi langkah penting dalam memulai 4 tahapan vaksinasi terhadap virus korona selama 15 bulan ke depan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam dokumen petunjuk teknis yang ditetapkan pada 2 Januari 2021 bahwa 181,5 juta warga Indonesia bakal diberi jatah vaksinasi COVID-19 dalam 4 tahapan.

Tahap 1 dimulai bulan Januari hingga April 2021 dan menyasar tenaga kesehatan, tenaga penunjang, dan mahasiswa yang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Tahap 2 juga dijalankan pada Januari hingga April 2021. Ada dua kelompok yang menjadi sasaran program vaksinasi kali ini, yaitu aparat keamanan , aparat hukum, dan petugas pelayanan publik serta yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Vaksinasi tahap 2 juga menyasar warga berusia di atas 60 tahun.

Tahap 3 akan dilaksanakan pada April 2021 hingga Maret 2022, menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi. Kemudian,

Tahap 4 vaksinasi akan dijalankan di periode waktu yang sama (April 2021-Maret 2022) dan diberikan ke masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya.

Pentahapan ini sudah memperhatikan Roadmap WHO Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), demikian ditulis dalam dokumen tersebut.

Pemerintah sampai saat ini belum merilis tanggal pasti dimulainya vaksinasi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pada Senin (4/1/2021), bahwa jadwal masih harus menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan izin kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Tadi dilaporkan bahwa pemerintah akan segera memulai untuk melakukan vaksinasi yang dijadwalkan sekitar pertengahan bulan atau minggu depan," ujar Airlangga.

Proses pengiriman vaksin COVID-19 Sinovac dikabarkan akan selesai Selasa, (5/1/2021). Pada tanggal 3-4 Januari lalu, sebanyak 714.240 dosis vaksin tersebut telah dikirimkan ke 32 provinsi. Pengiriman dilanjutkan ke dua provinsi pada Selasa.

Vaksin Sinovac, yang uji klinisnya juga dilakukan di Bandung sejak Agustus 2020, diprioritaskan untuk warga yang berusia di atas 18 tahun.

"Kelompok penduduk berusia di bawah 18 tahun dapat diberikan vaksinasi apabila telah tersedia data keamanan vaksin yang memadai dan persetujuan penggunaan pada masa darurat (EUA)," demikian ditulis dalam dokumen.

Selain Sinovac, Indonesia juga akan mendapat pasokan vaksin COVID-19 dari sejumlah perusahaan dan akan mencukupi kebutuhan stok vaksin korona Indonesia hingga 426 juta dosis vaksin.