PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 7 Maret, Tujuh Daerah Berstatus Level 4

ERA.id - Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa-Bali. Perpanjangan dilakukan selama sepekan mulai 1 Maret hingga 7 Maret 2022.

Perpanjangan PPKM Jawa-Bali ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 13 Tahun 2022. Pada periode ini, tercatat kenaikan daerah yang berada pada Level 4.

Pada pekan sebelumnya, jumlah daerah di PPKM Level 4 dari yang semula hanya empat daerah menjadi tujuh daerah. Wilayah PPKM Level 4 di Jawa-Bali antara lain yaitu Kota Cilegon, Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kota Tegal, Kota Salatiga, Kota Magelang, dan Kota Madiun.

Selain itu, juga terjadi peningkatan pada Level 3 dari 99 daerah menjadi 108 daerah. Sedangkan untuk daerah pada Level 2 mengalami penurunan dari 25 daerah menjadi 13 daerah, dan masih belum ada daerah yang berada di Level 1.

Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA mengatakan kenaikan jumlah daerah ke level yang lebih tinggi ini lantaran indikator vaksinasi Covid-19 sudah mulai diperketat. Pemerintah telah meniadakan tenggang waktu yang diberikan untuk mencapai target vaksinasi dosis kedua.

"Secara obyektif, kalau kita lihat memang jumlah daerh di Level 3 dan 4 mengalami peningkatan, itu karena syarat vaksinasi yang kita perketat sebagai upaya percepatan vaksinasi di seluruh daerah," kata Safrizal melalui keterangan terulisnya, Selasa (1/3/2022).

Meski begitu, pemerintah optimis tren peningkatan ini akan menurun pada pekan depan seiring dengan melandainya kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara itu, pemberlakuan kegiatan masyarakat tidak mengalami perubahan dalam masa perpanjangan PPKM kali ini, seperti aturan pembatasan kegiatan di tempat umum yang mensyaratkan bukti sertifikat vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun.

Percepatan vaksinasi juga perlu dilakukan bagi daerah-daerah yang capaiannya masih di bawah 70 persen dosis pertama dan di bawah 50 persen dosis kedua.

Kami juga pernah menulis soal Mengerikan, Mantan Petinggi WHO Ungkap Virus Penyebab Covid-19 akan Terus Bermutasi Menjadi Banyak Varian Kamu bisa baca di sini

Kalo kamu tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya!