Nggak Main-main! PKB Persilakan PAN Gabung Koalisi Asal Jangan Ganggu, Cak Imin: Bisa Ukraina Lawan Rusia Nanti

ERA.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku tak mempermasalahkan jika ke depannya Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat jatah kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Dengan catatan, tidak mengganggu partainya.

Hal ini merespons isu reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.

"Yang penting jangan ganggu posisi PKB. Silakan masuk, tapi jangan ganggu PKB," kata Cak Imin kepada wartawan dikutip pada Jumat (25/3/2022).

Cak Imin menekankan, jika nantinya PAN masuk dalam kabinet diharapkan tidak menganggu kursi menteri yang dimiliki PKB. Adapun saat ini PKB mendapat jatah kursi menteri Ketenagakerjaan, Menteri Desa-PDTT, sampai Menteri Agama.

Sembari berseloroh, Cak Imin mengatakan, jika PAN sampai menganggu posisi PKB di kabinet maka akan terjadi perang seperti Rusia dan Ukraina.

"Silakan, asal ga ganggu PKB. Kalau ganggu PKB, bisa Ukraina lawan Rusia nanti," kata Cak Imin.

Meski begitu, Cak Imin menilai memang sebaiknya Presiden Jokowi melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja menteri-menterinya. Tidak terkecuali dengan menteri dari PKB.

Namun, mengenai keputusan untuk mempertahankan atau pun mengganti menteri merupakan hak prerogatif Jokowi selaku presiden.

"Setiap saat saya kira harus ada evaluasi, terutama menghadapi ancaman perang dan juga recovery pasca pandemi. Saya kira semua kementerian," kata Cak Imin.

Terpisah, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid memprediksi Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet setelah Hari Raya Idulfitri tahun ini. Bukan dalam waktu dekat ini.

Hal itu dibuktikan dengan melesetnya prediksi publik bahwa Presiden Jokowi akan merombak kabinetnya pada Rabu Pon (23/3) kemarin.

"Dugaan saya mungkin ya habis Puasa, habis Lebaran kalau ada," kata Jazilul.

Dia juga menduga, jika perombakan kabinet dilakukan maka hal itu akan menjadi yang terakhir. Sebab dia mencatat Jokowi telah lima kali mengocok ulang jajaran menterinya.

"Pak Jokowi sudah lima kali melakukan reshuffle. Seandainya Pak Presiden mau melakukan reshuffle mungkin ini yang terakhir. Dugaan saya mungkin ya habis Puasa, habis Lebaran kalau ada," ucapnya.

Kami juga pernah menulis soal Di Depan Luhut dan Erick Thohir, Jokowi Singgung Reshuffle Kabinet Kamu bisa baca di sini.

Kalo kamu tahu informasi menarik lainnya, jangan ketinggalan pantau terus kabar terupdate dari ERA dan follow semua akun sosial medianya!