Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Umuh Muchtar: Komisaris Juga Harus Diperiksa

| 08 Oct 2022 19:25
Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Umuh Muchtar: Komisaris Juga Harus Diperiksa
Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar saat meminta kepolisian memeriksa komisaris PT LIB (Reza Deny/Era.id)

ERA.id - Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan 6 tersangka dalam tragedi Kanjuruhan. Keenam tersangka itu adalah Direktur Utama PT LIB Ahmad Hadian Lukita; Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Abdul Harris; Security Steward Suko Sutrisno; Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto; Komandan Kompi Brimob Polda Jawa Timur AKP Hasdarman; dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

Penetapan tersangka kepada keenam orang itu berdasarkan hasil penyelidikan Polri terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan Aremania.

Merepons keputusan itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar meminta kepolisian turut memeriksa komisaris PT LIB. Sebab, para komisaris telah ditugaskan oleh Direktur Utama PT LIB.

"Kan mereka (komisaris PT LIB) juga yang melaksanakan dan yang ditugaskan. Jadi jangan mereka malah menuding kepada salah satu (Dirut PT LIB)," ucap Umuh di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Jumat (7/10/2022).

Oleh karena itu, Umuh sangat berharap pihak kepolisian dan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bisa memeriksa pihak-pihak yang terlibat secara menyeluruh dan adil.

Sehingga, tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali karena kelalaian, kebijakan, atau laporan palsu yang diberikan sebelum digelar pertandingan.

"Periksa dia (komisaris PT LIB), mudah-mudahan dari kepolisian tidak sampai disitu, yang berkaitan juga diperiksa, jadi adil. Saya tegaskan periksa mereka yang bertanggung jawab yang ke lapangan, yang datang ke tiap daerah, jadi harus tanggung jawab," ucapnya.

Di sisi lain, Umuh juga setuju seluruh liga di Indonesia dihentikan untuk sementara waktu sebagai bentuk empati pada tragedi Kanjuruhan.

Namun, ia meminta seluruh perangkat PT LIB diganti saat liga kembali dilanjutkan. Hal itu perlu dilakukan agar liga di Indonesia benar-benar dikelola oleh orang-orang profesional yang mengerti sepak bola.

"Biar aman dan jelas ganti yang profesional, yang benar-benar mengerti sepak bola," sambungnya.

Kemudian, Umuh juga merepons keluhan warganet yang meminta PSSI turut bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan.

"Untuk di PSSI, ada bagian bagiannya dan punya tugas masing-masing. Menurut saya orang exco juga periksa, dilihat juga apa benar mereka jujur dan benar. Pengurus (PSSIk) ke depan jangan itu itu juga," pungkas dia.

Rekomendasi