Pemain PSMS Medan Angkat Koper Usai PSSI Hentikan Liga 2

| 14 Jan 2023 11:35
Pemain PSMS Medan Angkat Koper Usai PSSI Hentikan Liga 2
Ilustrasi PSMS Medan (Ilham)

ERA.id - Seluruh pemain PSMS Medan dipastikan angkat koper menyusul keputusan pihak manajemen untuk membubarkan tim setelah PSSI resmi menghentikan kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2022/2023.

Keputusan ini diumumkan pihak manajemen pada acara perpisahan tim yang dihadiri seluruh penggawa Ayam Kinantan, manajemen dan beberapa kelompok suporter di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Sudirman Medan, Jumat (13/1/2023) malam. Keputusan ini diambil sehari setelah PSSI mengumumkan penghentian kompetisi Liga 2 pada, Kamis (12/1/2023).

"Sebenarnya kita berat untuk mengambil keputusan ini. Tapi karena sudah pengumuman (Liga 2 dihentikan), hari ini kita resmi membubarkan tim," ungkap Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang.

Mulyadi mengatakan pihaknya juga telah membuat beberapa kebijakan terhadap nasib pemain setelah resmi dibubarkan. Manajemen PSMS Medan, kata dia, akan memberikan hak pemain berupa gaji sebesar 50 persen dan membiayai tiket transportasi untuk pulang ke wilayah masing-masing.

Selain itu, Mulyadi menegaskan keputusan PSSI menghentikan kompetisi kasta kedua persepakbolaan Tanah Air telah mencederai sportifitas olahraga. Hal ini diperkuat banyaknya klub yang menginginkan agar Liga 2 tetap dilanjutkan, namun PSSI sendiri mengklaim penghentian ini karena permintaan klub.

"Dan terakhir saya dengar alasan sebenarnya adalah ketiadaan dana dari PSSI atau PT. LIB (kembali gelar Liga 2). Tentu ini sangat-sangat disayangkan. Sebagai pengurus (mereka) dari awal sudah memikirkan hal tersebut. Ini yang sangat kita sayangkan," bebernya.

Mulyadi menambahkan bahwa PSMS Medan bersama klub lainnya yang menolak Liga 2 dihentikan akan berupaya menempuh jalur hukum jika cara diplomasi tidak diindahkan PSSI dan PT LIB. Menurutnya, keputusan PSSI menghentikan Liga 2 telah merugikan banyak klub.

"Kita masih berharap dan masih ada harapan bahwa keputusan exco itu bisa ditinjau ulang. Andai bila dilanjutkan Liga 2 kita coba panggil kembali pemain," pungkasnya.

Rekomendasi