Idap Epilepsi, Satu Siswa Keracunan di Bogor Masih Dirawat di Rumah Sakit

| 22 Feb 2023 22:30
Idap Epilepsi, Satu Siswa Keracunan di Bogor Masih Dirawat di Rumah Sakit
Ilustrasi orang keracunan (Antara)

ERA.id - Satu dari 55 siswa SMP Marsudirini, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih harus dirawat pasca keracunan makanan.

"Satu masih dirawat di rumah sakit karena ada faktor penyakit epilepsi," ujar Penanggungjawab Yayasan Marsudirini Perwakilan Bogor Helena kepada wartawan, Rabu (22/2/23).

Menurutnya, penyakit tersebut mengharuskan siswa mendapatkan perawatan intensif. Terlebih yang bersangkutan kerap mengalami sakit di paru-paru dan pernafasan.  

"Kalau yang lain semua sudah kembali ke asrama dan sebagian besar sudah masuk sekolah," jelas Helena.

Sementara, Kabid P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Mulyana memastikan jika pihaknya masih siaga membuka posko di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

"Meskipun sudah ada penurunan (siswa keracunan) kami masih mendirikan posko kesehatan di Puskesmas Jampang Kecamatan Kemang. Perawatannya berjalan 24 jam," kata Adang.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 55 siswa SMP Marsudirini, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, dilarikan ke Rumah Sakit Sentosa usai mengalami keracunan makanan.

"Pihak sekolah mengantarkan siswa dan siswi menggunakan bus ke IGD RS Sentosa pada pukul 08.30 WIB. Kami pun segera menyiapkan ruangan khusus untuk menangani dan memberikan pelayanan kesehatan dengan tim medis dan paramedis dengan baik di aula RS agar mempermudah koordinasi dan penanganan," ujar

Komisaris Utama RS Sentosa, Kol (purn) Frits dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/2/23).

Pihaknya menduga puluhan siswa kelas 7 dan 8 yang keracunan tersebut terjadi setelah menyantap makanan di Asrama Marsudirini.

Rekomendasi