Sesuai Hasil Visum, Bocah Viral yang Tewas Tanpa Busana di Palu Tak Disodomi Pembunuhnya

| 03 Nov 2023 10:03
Sesuai Hasil Visum, Bocah Viral yang Tewas Tanpa Busana di Palu Tak Disodomi Pembunuhnya
Ilustrasi jenazah (Wikimedia Commons)

ERA.id - Hasil visum dari kasus bocah yang ditemukan tewas tanpa busana di Palu, Sulawesi Tengah, tidak menemukan tanda-tanda atau bukti kekerasan seksual.

Viral sebelumnya korban diduga disodomi oleh pelaku di bawah umur yang merupakan anak dari pensiunan pejabat polisi di Polda Sulteng.

Si pelaku sempat mengajak korban bersepeda bersama dengan iming-imin es krim, sayang, setelah itu korban tak pulang dua hari ke rumahnya.

Tak lama, korban dicari, keluarganya melapor ke polisi, lalu ditemukanlah sang bocah dalam keadaan tewas oleh keluarganya. Pelaku pun ditangkap setelah itu.

"Hasil visum dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulteng memberikan gambaran yang jelas bahwa tidak terdapat bukti atau tanda-tanda kekerasan seksual pada korban yang telah menggemparkan warga Palu," kata Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand Numbery di Palu, Kamis kemarin.

Ia menjelaskan, meskipun demikian investigasi terhadap tersangka terus berlanjut untuk mengungkap kebenaran dan memastikan semua aspek dalam kasus ini terkuak dengan tepat.

Kepolisian setempat juga berkomitmen untuk memastikan keadilan kepada keluarga korban dan menegakkan hukum sesuai prosedur yang berlaku.

"Melalui proses penyelidikan yang cermat dan berkelanjutan, kebenaran seutuhnya tentang insiden ini akan kami ungkap dan memberikan keadilan bagi keluarga korban," ujarnya.

Dilaporkan, bocah yang menjadi korban pembunuhan beberapa waktu lalu berinisial AR dan pelakunya seorang remaja berinisial MF. Dari keterangan polisi atas pengakuan pelaku bahwa korban dicekik.

Atas kasus itu, polisi terus melakukan pengembangan terhadap motif dibalik kekerasan yang berujung pada kematian.

"Tetap berlanjut untuk membawa kasus ini ke arah keadilan yang seutuhnya dan memberikan kepastian hukum dalam upaya menegakkan keadilan bagi korban," kata dia.

Rekomendasi