Viral Mahasiswa Undip Salah Gunakan KIP Kuliah, Ramai-ramai Mundur Setelah Ketahuan

| 02 May 2024 17:26
Viral Mahasiswa Undip Salah Gunakan KIP Kuliah, Ramai-ramai Mundur Setelah Ketahuan
Kampus Universitas Diponegoro, Semarang. (Antara)

ERA.id - Dugaan penyalahgunaan dana beasiswa program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) mencuat dari Universitas Diponegoro, Semarang. Hal itu pertama kali diungkap akun media sosial X @undipmenfess, Senin (29/4/2024) lalu.

Akun tersebut mencuit kegeramannya pada seorang mahasiswa berinisial CMJ yang menjadi selebgram dengan penampilan glamour namun menjadi penerima dana KIP-K.

Namun bukan hanya satu orang, unggahan sejenis pun bermunculan yang menampilkan penyalahgunaan serupa. Foto-foto mahasiswa dengan penampilan wah dan menjadi endorser produk bertebaran bersama foto mereka di daftar penerima KIP-K. 

Atas mencuatnya informasi ini, sedikitnya tiga orang, termasuk CMJ, yang menyatakan pengunduran diri dari program KIP-K.

Manajer Layanan Terpadu dan Humas Undip, Utami Setyowati menyatakan persyaratan penerimaan bantuan KIP-K di Undip sudah sesuai prosedur. "Kami juga selalu melakukan monitoring secara periodik terhadap penerima KIP-K," ujar dia dalam keterangan kepada wartawan.

Atas kasus CMJ, ia menyebut pihak Undip sudab melalukan pemanggilan pada mahasiswa teesebut bahkan melakukan survei ke rumahnya. Menurut dia, meski telah mengajukan pengunduran diri, hal itu masih dalam proses. 

"Undip masih mempertimbangkan kelanjutan pemberian bantuan KIP-K ke yang bersangkutan," katanya.

Sementara itu, selain CMJ, salah satu mahasiswi yang diduga menyalahgunakan penerima KIP-K juga telah buka suara. Melalui akun X @KhulfiaS, Syifa Khulfia Putri menyatakan memohon maaf atas perbuatannya.

"Saya tidak segea mengundurkan diri sebagai penerima program KIP-K ketika saya mampu membiayai kuliah saya sendiri dan kehidupan sehari-hari," tulisnya.

Ia juga mengaku telah mengajukan permohonan diri sebagai penerima program tersebut ke pihak kemahasiswaan Undip.

"Sekali lagi saya memohon maaf kepada banyak pihak yang dirugikan," katanya.

Rekomendasi