Misteri Mayat di Gumuk Pasir Jogja, Mata Terbuka hingga Luka Sobek Daun Telinga

| 03 Feb 2026 14:08
Misteri Mayat di Gumuk Pasir Jogja, Mata Terbuka hingga Luka Sobek Daun Telinga
Ilustrasi jenazah (Era.id/Nissa Tanjung)

ERA.id - Misteri kematian Herlan Matrusdi (68), mantan Sekretaris Jenderal Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) DKI Jakarta, yang tewas di semak-semak kawasan Gumuk Pasir, Kelurahan Parangtritis, Kretek menemui titik terang. Dua orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan dua orang terduga pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Dua orang itu merupakan laki-laki berinisial RM (42) yang beralamat di Ampel Boyolali Jawa Tengah dan FM (61) dengan alamat Mampang, Jakarta Selatan.

"Dari hasil pemeriksaan, Polres Bantul sudah menetapkan dua orang terduga pelaku sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan dan atau tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang hingga meninggal dunia," kata Rita Hidayanto, dikutip Antara, Selasa (3/2/2026).

Sementara itu, terkait kronologi kejadian penemuam mayat ini terjadi pada Rabu (28/1/2026) sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu saksi satu sedang mencari rumput di area gumuk pasir Dusun Grogol IX Parangtritis dan kemudian melihat ada seorang laki-laki tergeletak di semak-semak rumput.

Setelah menemukan jasad tersebut, saksi satu pun memberi tahu saksi dua dan melaporkan ke petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Kretek. Tim Inafis Polres Bantul dan Puskesmas Kretek pun tiba di lokasi kejadian. 

Dari hasil pemeriksaan Inafis Polres Bantul disimpulkan bahwa korban seorang laki-laki dengan posisi terlentang kedua kaki menekuk, memakai celana hitam pendek dan kaos dalam putih, sementara luaran memakai kaos kerah biru tersingkap.

"Kedua mata terbuka, terdapat lebam sekitar bola mata, di pelipis kanan terdapat luka sekira empat cm, luka di pangkal hidung 1,5 cm, lebam sekitar mulut kiri, luka sobek daun telinga kiri sekira 1,5 cm, telinga kanan sekitar dua cm, rahang kiri bengkak, bagian leher depan lebam, tinggi badan 160 cm," jelasnya.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan Puskesmas Kretek, kata dia, korban laki-laki terbaring terlentang kedua kaki menekuk di bagian lutut (extensi), kedua tangan tertekuk di dada, memakai celana hitam pendek kaos dalam putih, kaos luar kerah biru tersingkap.

Sementara untuk wajah, secara umum hasil pemeriksaan sama dengan Inafis Polres Bantul, kemudian umur korban yang kemudian diketahui berinisial HM, laki laki 60 tahun tersebut meninggal dunia, diperkirakan lebih dari dua jam saat jenazah ditemukan.

Lebih lanjut, kedua tersangka pun langsung diamankan di Polres Bantul guna mendalami lebih lanjut terkait insiden tersebut.

"Terhadap kedua tersangka sudah dilakukan penahanan di Polres Bantul," katanya.

Tags :
Rekomendasi