Bukannya Dipamer dan Dipakai Balapan, Motor Sport Ini Malah Digunakan Jualan Sayur

| 13 Apr 2021 19:30
Bukannya Dipamer dan Dipakai Balapan, Motor Sport Ini Malah Digunakan Jualan Sayur
Motor penjual sayur keliling di Kota Jayapura. Kredit: Hari Suroto (Arkeolog Balai Arkeologi Papua)

ERA.id - Beberapa pedagang sayur keliling di beberapa daerah di Indonesia, kerap dilihat menggunakan motor bebek saat berjualan. Mereka kerap masuk ke kompleks-kompleks dan gang-gang demi mencari rezeki.

Khusus di Papua, tampak sebuah motor sport dipakai jualan sayur keliling oleh pedagang. Hal itu diakui Hari Suroto yang bekerja di Balai Arkeologi Papua. “Mereka menggunakan motor sport seperti Honda CBR250RR, Kawasaki Ninja 250 R dan Yamaha R25,” ujar Hari, dikutip dari Tempo.co.

Sepeda motor sport berharga puluhan juta dan biasanya dimiliki oleh biker yang hobi touring itu, selain tampilannya macho, dimensi bodinya juga besar, dan tak dilenagkap kompartemen barang bawaan.

Jadi memang, motor sport tersebut hanya diperuntukkan untuk balapan serta touring. Bukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, jika memang kegiatan akan mengambil sebuah barang yang besar atau membeli sesuatu dalam jumlah banyak di toko kelontong.

Namun nyatanya, teori itu tidak berlaku bagi para pedagang sayur keliling di Kota Jayapura. “Mereka memilih motor yang ber-cc besar untuk mengangkut rak sayur. Rak berisi sayur ini berbobot sekitar 200 kg,” katanya.

Kata Hari, wilayah operasional pedagang sayur itu menjangkau Jayapura hingga ke luar kota. Bahkan sampai Sentani, Kabupaten Jayapura, yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Jayapura. “Alasan motor sport bertenaga lebih besar ini dipilih sebagai kendaraan operasional penjual sayur,” tutur Hari.

Unik ya kalau begitu. Perhatikan saja dengan mata awam, total harga sayur dagangan mungkin tidak sebanding dengan harga motor yang puluhan juta itu, namun barangkali pedagang sayur punya motif dan perhitungan lain dengan memakai motor sport menunjang kinerjanya.

Rekomendasi