Klaster Tarawih Bermunculan, Menag Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Tim Editor

Ilustrasi

ERA.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat agar lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes) saat melakukan ibadah di masjid.

Pasalnya, banyak bermunculan klaster baru penyebaran Covid-19 saat tarawih, seperti yang terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dan terbaru di Desa Sambirejo, Sragen, Jawa Timur.

"Masih terjadi peristiwa penyebaran Covid-19. Saya minta masyarakat lebih disiplin dalam mematuhi panduan ibadah di bulan Ramadan. Ini semua demi kemaslahatan bersama, agar setiap potensi penyebaran bisa diantisipasi dan diminimalisir," kata Yaqut di Jakarta, Kamis (6/5).

Yaqut meminta jajaran Kemenag untuk menggalakkan sosialisasi dan edukasi pelaksanaan Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri di tengah pandemi. Apalagi, sebentar lagi saatnya Idulfitri.


"Saya minta jajaran Kemenag untuk terus sosialisasi, edukasi, sekaligus juga monitoring untuk memastikan panduan ibadah dilaksanakan dengan baik, serta berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, termasuk dengan aparat di wilayah masing-masing jika terdapat pelanggaran terhadap protokol kesehatan," ujarnya.

Terkait takbiran, Yaqut meminta hanya dilakukan di masjid atau musala yang dihadiri setengah dari kapasitas ruangan dan menggunakan pengeras suara internal.

"Kemenag akan melaksanakan Takbiran Nasional secara virtual yang akan diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal dengan melibatkan ormas Islam dan media nasional. Takbiran keliling dilarang," ucap Menag.

Tag: covid-19 di indonesia menag Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas klaster salat tarawih

Bagikan: