Ricuh di Yogya Usai Konvoi Suporter PSIM, Polisi Tangkap 2 Orang

| 02 Dec 2021 08:45
Ricuh di Yogya Usai Konvoi Suporter PSIM, Polisi Tangkap 2 Orang
Suporter PSIM di Stadion Manda Krida, Rabu (1/12). Twitter @mandala_krida

ERA.id - Kericuhan pecah di Yogyakarta saat sejumlah supporter klub sepakbola dan warga bentrok di di Jalan Laksda Adisutjipto tepatnya di kawasan Ambarrukmo Plaza dan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (1/12/2021).

Keributan sejak sore sekitar pukul 15.00 WIB itu berlangsung hingga petang melibatkan supporter klub bola PSIM Kota Yogyakarta dan warga setempat.

Gesekan sudah muncul sejak Selasa malam dan memuncak di hari itu saat klub PSIM pulang usai berlaga di Solo dengan menuai kemenangan dari Persijap Jepara 1-0.

Supporter PSIM meluapkan kegembiraan kemenangan itu dengan konvoi sepeda motor di berbagai lokasi, termasuk dengan membunyikan knalpot dengan keras. Hal itu diduga menimbulkan ketidaknyamanan warga sehingga pecah keributan.

Seperti tampak di video yang beredar, sejumlah massa tampak berhadapan bahkan sebagian membawa kayu. Sebuah sepeda motor tergeletak di jalan.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono mengonfirmasi kericuhan bermula saat sekelompok supporter melakukan konvoi dan terjadi gesekan dengan warga.

"Kejadiannya sekitar pukul tiga (15.00 WIB). Supporter itu tadi sepertinya ada kegiatan di (daerah Stadion) Mandala Krida. Mereka mau pulang terus muter-muter dulu," katanya.

Wachyu menyebut kericuhan ini bisa diatasi oleh kepolisian sehingga situasi sudah kondusif.

Polisi mencokok dua orang dari kejadian tersebut dan menyita sejumlah senjata tajam. Dua sepeda motor juga rusak gara-gara bentrok itu. Wachyu menyatakan polisi tengah mengusut lebih jauh keributan tersebut. "Kami dalami dulu," kata Wachyu.

PSIM pun telah mengimbau agar suporter menjaga situasi dalam cuitan di akun Twitter @PSIMJOGJA, Rabu sore saat ricuh berlangsung.

"Himbauan untuk seluruh pendukung PSIM Jogja agar segera pulang kerumah masing-masing untuk menjaga kondusifitas & nama baik PSIM Jogja. Rayakan bersama keluarga di rumah. Perjalanan kita masih panjang. Mohon doa & dukungannya untuk PSIM Jogja agar meraih hasil yang terbaik!"

Rekomendasi