Didesak Ambil Alih PSMS Medan dari Edy Rahmayadi, Bobby Nasution: Harus Duduk dengan Kepala Dingin

| 01 Feb 2022 07:34
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat mencoba pembayaran parkir dengan E-Parking di Medan (Muchlis Ariandi/Era.id)

ERA.id - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menanggapi desakan supporter yang memintanya untuk segera  mengambil alih pengelolaan klub PSMS Medan dari Gubernur Edy Rahmayadi.

Kendati tidak memberikan jawaban yang spesifik, menantu presiden Joko Widodo, itu mengatakan sepakat dengan harapan masyarakat yang menginginkan klub berjuluk Ayam Kinantan itu kembali berjaya.

Namun, lanjut Bobby pengelolaan klub kebanggaan warga Kota Medan itu tidak mungkin diambil secara tiba-tiba.

"Gak mungkin nanti ini PSMS main ambil alih atau segala macam, harus duduk sama-sama," kata Muhammad Bobby Afif Nasution, Senin (31/1/2022).

Bobby mengatakan, ia telah mendengar kemauan dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sebagai pemilik 51 persen saham di PSMS Medan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan akan menyerahkan PSMS Medan kepada Bobby dengan syarat dapat memastikan PSMS Medan bisa berjaya.

"Yang saya tahu pak Edy Rahmayadi kepingin PSMS Medan ini berjaya, itu yang saya tahu, yang saya tangkap dari pak Edy selaku pemilik PSMS penginnya berjaya. Nah nanti bagaimana cara berjayanya, nanti sama-sama lah," ungkapnya.

Kendati demikian, suami Kahiyang Ayu itu meminta agar upaya membuat klub sepak bola andalan Sumatera Utara itu dapat dibicarakan secara bersama.

"Tujuan kita sama-sama ini buat berjaya, bagaimana buat berjaya itu harus duduk dengan kepala dingin, dengan hati dingin, dan dengan tujuan bersama," tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Edy Rahmayadi sebagai pembina PSMS Medan mengatakan tidak mempersoalkan ada pihak yang berniat mengambil klub tersebut, termasuk Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Hanya saja Edy tidak ingin pengambil-alihan PSMS Medan hanya untuk kepentingan politik.

Selanjutnya mantan ketua umum PSSI itu mengatakan ia juga tidak ingin saat klub tersebut diambil alih orang lain, prestasinya bukan semakin naik malah merosot.

"Kalau wali kota pengin kelola PSMS, kelola. Tapi dengan syarat jangan kau hancurkan PSMS, karena itu kebanggan rakyat Sumut. Saya harap itu bisa dimengerti," ungkapnya.

Rekomendasi