Paling Vokal Soal Kasus Mohan Hazian, Dokter Tirta: Jangan Normalisasi Candaan Cabul di Tongkrongan!

| 12 Feb 2026 21:04
Paling Vokal Soal Kasus Mohan Hazian, Dokter Tirta: Jangan Normalisasi Candaan Cabul di Tongkrongan!
Dokter Tirta (instagram/dr.tirta)

ERA.id - Kasus pelecehan seksual pendiri merek lokal ternama, Mohan Hazian, menyita banyak perhatian publik, termasuk dokter Tirta. Dokter Tirta bahkan menjadi salah satu pihak yang mendesak Mohan untuk berbicara jujur. 

Keresahan dokter Tirta ini diluapkan melalui serangkaian cuitan di akun X miliknya dengan akun @tirta_cepeng. Dokter Tirta yang masih memiliki hubungan pertemanan dengan Mohan pun terus mendesaknya untuk berkata jujur sejak klarifikasi pertama muncul.

"Aku sudah sempat menekan berkali2 via telepon ke mohan untuk segera berbicara jujur. Mengakui dan tanggung jawab. Tapi di saat bersamaan, ada temen2 mohan lain yg membujuk dia untuk menyangkal," cuitnya, dikutip ERA.

Tirta lantas menjelaskan selama ada perbedaan pendapat yang ekstrem antara dirinya dan juga teman-teman Mohan yang lain. Mohan lantas memilih saran dari kerabatnya yang berseberangan dengan saran dari Tirta. 

Kemudian, Mohan muncul untuk pertama kalinya sejak kasus pelecehan seksual itu muncul ke publik. Saat itu Mohan membantah isu yang beredar dan menyebabkan kemarahan besar publik atas sikapnya.

"Setelah video 1 rilis, aku tegur tegas dan sudah kujelaskan padanya bahwa tindakan dia itu menyalahi kontrak profesional talent dan sudah masuk category pelecehan. Kronologisnya terlalu kuat. Stop denial. Kembali, mohan lebh mendengarkan info temennya. Komunikasi berakhir," jelas Tirta. 

Tirta lantas mengambil langkah lebih jauh dengan melakukan siaran langsung di akun Instagram pribadinya. Hal ini dia lakukan lantaran penggemar Mohan mulai menyerang korban serta lingkup pertemanan pelaku tidak berdiri tegak pada korban.

Sejak siaran langsung itu dilakukan, Mohan diduga mengalami tekanan sehingga muncul klarifikasi kedua berupa tulisan bantahan telah melakukan pemerkosaan. Tetapi di sisi lain, pernyataan itu Mohan juga mengakui ada kekhilafan yang dia lakukan.

"Muncullah klarifikasi kedua tertulis yg jujur entah itu buatan siapa, jelek sekali. Sangat sangat jelek. Ada bantahan tapi ada tulisan khilaf. Di titik ini, aku merasa Mohan tidak akan mendengar apapun kataku selain aku harus menekan dari sisi luar dan circlenya," ujarnya.

Klarifikasi itu lagi-lagi membuat Tirta dan netizen murka. Ia pun kembali menggelar siaran langsung di Instagram dan mendesak lingkup pertemanannya mundur. 

Upaya ini pun berhasil dengan sejumlah brand ambassador mundur. Bahkan salah satu perwakilan merek Thanksinsomnia mulai menghubungi korban.

"Di saat inilah, akhirnya pihak mohan acceptance. Karena pressure dari sekitar dia sangat kuat (bukan hanya medsos) Circle inner yg awale dukung dia, akhirnya jadi kontra dia. Ini titik down dia," katanya.

"Klarifikasi ketiga keluar, no denial. Reach out korban 1. Siap tanggung jawab," sambung Tirta.

Meski demikian, Tirta menyayangkan tindakan Mohan yang memilih untuk tidak mengakui perbuatannya sejak awal. Ia pun mengingatkan kepada publik untuk tidak menormalisasi candaan bernada cabul kepada siapapun.

"Aku meminta kawan2. Tolong jangan normalisasi bercandaan cabul dan mesum di tongkrongan," tegasnya.

Lebih lanjut, Tirta memilih untuk focus pada perkembangan dan mendukung korban kejahatan yang dilakukan oleh Mohan. Ia pun memilih untuk menghentikan keriuhan di media sosial terkait Mohan.

"Fokus skrng kita memantau perkembangan dan memberikan dukungan pada korban. Biarkan korban fokus dengan  pihak profesional yg mendampingi. Bahasan saya soal mohan, saya rasa sudah cukup," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Mohan Hazian menyampaikan permintaan maaf kepada para korban yang sudah ia lecehkan selama bekerja untuk merek dagang miliknya, Thanksinsomnia. Mohan bahkan siap menerima semua konsekuensi atas perbuatannya, termasuk mundur dari seluruh jabatan di merek pakaian lokal miliknya.

Rekomendasi