ERA.id - Mino WINNER mengaku menyesali perbuatannya yang kabur saat menjalani wajib militer. Mino bersedia mengulang proses wajib militer demi menebus kesalahannya.
Pengakuan ini disampaikan oleh Mino selama persidangan kasus pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer dan tuduhan terkait pada Selasa (21/4/2026). Di hadapan jakas penuntut, Mino meminta maaf atas kesalahannya yang menimbulkan kemarahan publik termasuk penggemar.
"Yang Mulia, saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya kepada semua yang hadir di sini. Sebagai seorang pemuda Republik Korea, saya gagal untuk setia memenuhi tugas saya dalam membela negara hingga akhir, tugas yang harus dipenuhi," ujar Mino, dikutip Spotv News, Selasa (21/4/2026).
Selama pembacaan pembelaan itu, Mino secara blak-blakan mengungkap bahwa dirinya mengalami gangguan bipolar dan panik. Gangguan itu pun saat ini sedang dalam tahap pengobatan intensif agar bisa segera pulih.
Di sisi lain, Song Mino menyadari gangguan tersebut tidak bisa ia gunakan sebagai alasan maupun pembelaan atas pelanggaran yang dilakukan. Ia pun merasa gagal lantaran tidak bisa memberi contoh yang baik untuk publik.
"Sebagai seseorang yang dicintai banyak orang, saya sungguh menyesal telah menunjukkan sisi memalukan dari diri saya, gagal memberi contoh. Saya hanya bisa menyesali pilihan bodoh saya itu," ungkapnya.
Selain itu, Song Mino juga ingin mengulang wajib militer dari awal demi menebus kesalahannya. Ia pun berjanji akan menyelesaikan pengabdian itu hingga tuntas.
"Jika saya diberi kesempatan untuk mendaftar kembali, saya ingin dengan setia menyelesaikan pengabdian saya hingga akhir. Saya ingin meminta maaf sekali lagi," pungkasnya.
Song Mino diketahui mangkir dari tugasnya sebagai pelayan publik selama 102 hari. Dari masa dinas 21 bulan yang diwajibkan bagi pegawai negeri, Mino seharusnya menjalankan tugas selama 430 hari.
Atas kasus ini, jaksa menuntut Song Mino dengan hukuman satu tahun enam bulan penjara.