Beberapa Pemicu Kulit Kering pada Bayi dan Cara Mencegahnya

| 12 May 2023 09:05
Beberapa Pemicu Kulit Kering pada Bayi dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi kulit bayi yang mudah kering (pexels)

ERA.id - Salah satu masalah yang bisa terjadi pada bayi adalah kulit kering. Ini merupakan hal yang wajar, bahkan bayi baru lahir pun bisa mengalaminya. Namun, apa pemicu kulit kering pada bayi?

Memang, bukan hal yang mengherankan jika bayi mengalami kulit kering sebab selama kurang lebih 9 bulan dia terendam air ketuban. Saat keluar dari rahim ibunya, kulit bayi yang masih sensitif belum bisa menyesuaikan diri dengan dunia luar.

Hal tersebut bisa membuat kulit luar bayi mengelupas saat terpapar udara kering. Akan tetapi, penyebab kulit kering pada bayi bukan hanya itu. Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasan berikut yang dikutip Era.id dari zwitsal.

Ilustrasi bayi mandi (pexels)

Berbagai Pemicu Kulit Kering pada Bayi

1.    Kelenjar keringat belum berkembang sempurna

Kelenjar keringat yang dimiliki bayi belum berkembang secara sumpurna sehingga kulitnya belum bisa beradaptasi secara baik dalam menghadapi udara kering, udara terlalu panas, dan udara terlalu dingin. Hal tersebut membuat kelembapan kulit bayi belum terjaga secara baik.

2.    Penggunaan sabun terlalu banyak

Penggunaan sabun pada bayi yang terlalu banyak menyebabkan kulit bayi kering, bahkan bisa membuat masalah kulit kering bayi semakin parah. Ini karena sabun memiliki sifat mengangkat minyak alami kulit. Akibatnya, kulit bayi semakin kesulitan dalam menjaga kelembapan.

3.    Udara

Berkaitan dengan pemicu pertama, udara yang terlalu panas dan terlalu dingin dengan tingkat kelembaban rendah bisa meningkatkan risiko terjadinya kulit kering pada bayi.

Cara Mencegah Kulit Kering pada Bayi

·         Menjaga terpenuhinya kebutuhan cairan harian bayi. Contoh cairan yang mampu menjaga kelembapan kulit bayi adalah ASI atau asupan air putih (bening). Pemberian ASI dan air putih secara tepat berdampak baik pada kulit bayi.

·         Mandikan bayi menggunakan air dengan suhu suam-suam kuku (agak hangat). Jangan mandikan bayi dengan air yang terlalu panas!

·         Gunakan sabun dengan jumlah yang tidak berlebihan. Selain itu, pilih sabun yang baik untuk kulit bayi.

·         Durasi memandikan bayi tidak boleh lebih dari 10—15 menit.

·         Berikan lotion hypoallergenic khusus bayi kepada bayi setelah mandi.

·         Jika bayi diajak berenang, setelah berenang bilas tubuh bayi dengan baik. Klorin pada air kolam renang bisa membuat kulit menjadi kering.

·         Ketika berada di luar rumah, pakaikan pakaian yang bisa melindungi tubuh bayi dari udara dingin, misalnya jaket, kaus kaki, dan kaus tangan.

Itulah berbagai hal yang bisa memicu kulit kering pada bayi dan cara mencegahnya. Perawatan yang baik akan membuat kesehatan kulit bayi terjaga.  

Rekomendasi