4 Latihan Menjaga Kesehatan Mental agar Hidup Lebih Bahagia

| 01 May 2024 09:30
4 Latihan Menjaga Kesehatan Mental agar Hidup Lebih Bahagia
Ilustrasi hidup bahagia dengan menjaga kesehatan mental (Unsplash)

ERA.id - Menjaga kesehatan mental juga perlu dilatih secara rutin. Pasalnya, kesehatan mental yang buruk tentu dapat berdampak pada kesehatan fisik hingga berkurangnya produktivitas. 

Jika diabaikan, hal itu juga dapat memicu berkurangnya kebahagiaan dalam hidup dan menurunkan kesejahteraan secara keseluruhan. 

Untuk itu, Psikolog dewasa Chuck Schaeffer Ph.D melalui laman menyarankan empat praktik untuk menjaga kesehatan mental yang dapat dilakukan sehari-hari. 

1. Memahami emosi

Kemampuan untuk memahami dan memprediksi emosi sepanjang hari dapat berdampak signifikan pada kesejahteraan finansial dan emosional.

Dengan mendedikasikan hanya lima menit setiap hari untuk merenungkan keadaan emosi saat ini dan apa yang mungkin memengaruhinya, kita dapat meningkatkan kecerdasan emosional. 

Merasakan banyak emosi pada saat yang sama adalah hal yang biasa, jadi jangan khawatir untuk berfokus pada satu emosi saja. Cobalah memberi label sebanyak yang Anda bisa rasakan saat mengukur suhu emosi. 

Kunci untuk mengukur suhu emosi adalah belajar menerima emosi apa pun yang Anda rasakan tanpa menghakimi. Penerimaan dapat dibangun seperti otot—semakin sering berlatih mengukur emosi, semakin mudah penerimaannya.

2. Prioritaskan latihan harian

Saat ingin meningkatkan daya ingat, meningkatkan regulasi emosi, meningkatkan perhatian di kemudian hari tanpa secangkir kopi, atau bahkan jika ingin mencegah demensia dan penyakit Alzheimer, latihan fisik secara konsisten menjaga kesehatan mental dan kebugaran Anda.

Saat Anda berlatih olahraga setiap hari, Anda memulihkan otak dan sistem saraf untuk mengatasi stres dan melindungi diri dari depresi dan kecemasan.

Olahraga ke gym atau hanya berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah Anda setiap hari seiring berjalannya waktu sistem saraf belajar memperkuat otak, meningkatkan kekuatan rem vagal, atau sistem menenangkan, sehingga dengan cepat mengatasi rasa cemas dan panik tanpa harus memikirkannya.

3. Berlatih mindfulness

Latihan mindfulness adalah aktivitas apa pun yang Anda lakukan yang memungkinkan memusatkan perhatian pada satu hal tanpa menghakimi.

Praktik mindfulness bisa seperti kamp pelatihan kebugaran mental yang menambah lapisan otot yang kuat pada sistem saraf, meningkatkan fleksibilitas dan ketahanan mental sehingga dapat mengatasi kecemasan dan stres secara efektif.

Saat melatih mindfulness, kita melatih sistem saraf untuk lebih cepat tenang, rileks, dan memfokuskan pikiran saat sedang dilanda stres dan kecemasan. 

Anda hanya perlu meluangkan waktu lima menit untuk berjalan sendiri melewati ruang hijau seperti halaman belakang rumah, taman, atau lapangan atletik. Dikenal sebagai jalan penuh kesadaran, ini adalah praktik berjalan perlahan dan memperhatikan sensasi berbeda di tumit, lengkungan, dan jari kaki saat Anda mengambil satu langkah dan kemudian satu langkah lagi.

Jika ingin lebih mudah fokus, lepaskan kaus kaki dan sepatu dan perhatikan tekstur dan perasaan rumput yang berbeda saat kaki menyentuh tanah dalam satu langkah. 

4. Mendapatkan akses kesehatan mental fisik

Hal terbaik yang dapat lakukan untuk meningkatkan kekuatan mental adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik kesehatan mental tahunan dari penyedia kesehatan mental berlisensi seperti konselor, terapis, atau psikolog.

Anda perlu memantau kesehatan mental untuk melacak dan membantu  mengatasi kesulitan atau masalah apa pun yang mungkin Anda temui.

Anda bahkan dapat memulai pengobatan perilaku seperti terapi untuk membantu mengatasi kecemasan dan depresi sehingga Anda dapat berkembang di tempat kerja dan di rumah. (Ant)

Rekomendasi