41 Warga Palestina Tewas, Israel Lakukan Gencatan Senjata: Kami Tak Akan Biarkan Siapapun Ganggu Aktivitas Warga Kami

| 08 Aug 2022 11:02
Ilustrasi tentara Israel (Instagram Israel Defense Forces)

ERA.id - Israel telah mengumumkan gencatan senjata antara pasukannya dengan kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) yang akan mulai berlaku pada Minggu (7/8/2022) pukul 23.30 waktu setempat.

Perjanjian gencatan senjata itu mengakhiri tiga hari serangan udara dan serangan roket  yang menyebabkan sejumlah pemimpin PIJ hancur dan puluhan warga Palestina tewas.

Dikutip dari Russia Today pada Senin (8/8/2022), Direktorat Diplomasi Israerl mengatakan bakal menghentikan serangan udaranya di Gaza, Namun mereka menyatakan tetap akan melakukan menyerang balik secara palsa jika gencatan senjata dilanggar.

"Kami tidak akan membiarkan pihak mana pun mengganggu aktivitas penduduk di Israel," dikutip dari pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga telah dikonfirmasi setelah PIJ setuju dengan negosiasi yang dilakukan oleh pihak ketiga yang berasal dari Mesir.

Sebelumnya, PIJ meluncurkan sejumlah roket ke wilayah Israel dan 96 persen di antaranya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome milik negara Zionis itu.

Serangan roket itu pun dibalas dengan Israel melalui serangan udara sejak Jumat. Operasi udara itu dilakukan di lingkungan pemukiman apartemen di Gaza.

Pemimpin PIJ disebut telah tewas akibat serangan balasan dari Gaza. Sementara itu, menurut pemerintah Palestina setidaknya 41 orang tewas sejak Jumat dan 256 lainnya mengalami luka.

Rekomendasi