China Kumpulkan 90 Lebih Pakar Nuklir, Ada Apa?

| 22 Sep 2022 15:15
Arsip - Hualong One, reaktor nuklir generasi ketiga China, yang baru dioperasikan di pesisir Provinsi Fujian. (ANTARA/HO-People's Daily)

ERA.id - Sebanyak 90 lebih ahli dan pakar nuklir dikumpulkan oleh otoritas China. Hal itu guna menggali potensi lebih lanjut pemanfaatan energi atom tersebut.

Menurut Otoritas Energi Atom China (CAEA) teknologi nuklir di China dalam beberapa tahun terakhir dimanfaatkan secara meluas di berbagai bidang ekonomi nasional dan memberikan manfaat yang nyata bagi kehidupan masyarakat, dikutip media resmi setempat, Kamis (22/9/2022).

Menurut Deputi Direktur CAEA Dong Baotong, teknologi nuklir dapat digunakan untuk berbagai sektor, seperti industri, pertanian, perawatan kesehatan, pelestarian lingkungan, dan keamanan.

"Nuklir sangat berperan penting dalam mendukung transformasi industri. Demikian pula dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujarnya.

Para pakar tersebut memaparkan beberapa keberhasilan teknologi nuklir dalam meningkatkan ekonomi nasional China.

Di bidang perawatan kesehatan, China memanfaatkan nuklir untuk pencegahan dan pengendalian pandemi COVID-19.

Nuklir juga dapat digunakan untuk mensterilkan peralatan medis dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan hasil sterilisasinya lebih baik. Nuklir juga bisa digunakan untuk eksplorasi ruang angkasa.

Tim peneliti dari Beijing baru-baru ini menemukan mineral baru di bulan melalui difraksi sinar X sesuai analisis teknologi nuklir.

Rekomendasi