Kondisi Terkini Paus Fransiskus, Dinyatakan Kritis Usai Transfusi Darah

| 24 Feb 2025 12:15
Kondisi Terkini Paus Fransiskus, Dinyatakan Kritis Usai Transfusi Darah
Paus Fransiskus (instagram/franciscus)

ERA.id - Paus Fransiskus dinyatakan dalam kondisi krisis usai didiagnosis pneumonia ganda. Paus bahkan harus menjalani transfusi darah dan sesak pada bagian pernapasan.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Vatikan, Paus yang berusia 88 tahun itu harus menjalani transfusi dua kantong darah pada Sabtu (22/2). Transfusi itu dilakukan setelah Paus mengalami krisis pernapasan seperti asma yang berkepanjangan.

"Kondisi Bapa Suci masih kritis, namun, sejak tadi malam ia tidak mengalami krisis pernapasan lebih lanjut," kata Vatikan, dikutip AFP, Senin (24/2/2025).

Selain masih dalam kondisi kritis, Vatikan juga memberi kabar terbaru soal kondisi dari Paus. Berdasarkan hasil tes darah yang dilakukan, Paus dinyatakan gagal ginjal ringan, yang saat ini sudah terkendali.

"Kompleksitas gambaran klinis, dan perlunya menunggu hingga terapi farmakologis menunjukkan beberapa efek, mengharuskan prognosis tetap dijaga," kata pernyataan itu.

Vatikan dalam pernyataan itu juga menekankan bahwa Paus menjalani terapi oksigen aliran tinggi. Paus juga berada dalam pengawasan ketat di Rumah Sakit Gemelli di Roma.

Dalam pernyataan sebelumnya Vatikan mengatakan transfusi darah yang dilakukan terhadap Paus karena tes menunjukkan ia memiliki jumlah trombosit rendah, yang dikatikan dengan anemia.

Dari hasil transfusi telah menunjukkan manfaat dan menghasilkan peningkatan kadar hemoglobin Paus, suatu protein yang membantu membawa oksigen dalam tubuh dan trombositnya dalam keadaan stabil.

Kondisi kesehatan ini menjadi babak baru dari yang dialami Paus Fransiskus. Paus sempat menjalani operasi hernia dan usus besar sejak 2021 dan menggunakan kursi roda karena nyeri di lututnya.

Rekomendasi