ERA.id - Kepolisian Inggris resmi menggelar penyelidikan terhadap mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson, atas tuduhan terlibat kejahatan seksual dengan Jeffrey Epstein.
Penyelidikan ini secara resmi diluncurkan beberapa jam setelah Peter mengundurkan diri dari majelis tinggi parlemen, Selasa (3/2/2026). Peter diselidiki atas skandal tuduhan keterlibatan dengan Epstein.
"Kepolisian Metropolitan kini telah meluncurkan penyelidikan terhadap seorang pria berusia 72 tahun, mantan Menteri Pemerintah, atas pelanggaran perilaku dalam jabatan publik," kata Komandan Ella Marriott, dari kepolisian yang berbasis di London, dikutip AFP, Kamis (5/2/2026).
Nama Peter Mandelson muncul dalam draf kejahatan Jeffrey Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pekan lalu. Ia masuk di antara tokoh-tokoh terkemuka dalam kejahatan Epstein, termasuk Presiden AS Donald Trump; pendiri Microsoft Bill Gates, hingga CEO Tesla Elon Musk.
Dalam dokumen tersebut dikatakan bahwa mantan Menteri Inggris itu terlibat dengan Epstein pada tahun 2009. Saat itu Peter yang menjabat sebagai Menteri bisnis meneruskan laporan ekonomi kepada Epstein yang ditujukan untuk Perdana Menteri Gordon Brown yang kala itu menjabat.
Laporan ekonomi itu bahkan diberi keterangan 'catatan menarik yang telah dikirim ke PM'.
Menurut salah satu email, Epstein, yang dibebaskan dari penjara pada tahun 2009 setelah menjalani hukuman 18 bulan karena melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, juga mengirim email kepada Peter Mandelson pada Mei 2010 menanyakan tentang dana talangan Uni Eropa untuk Yunani.
"Sumber memberi tahu saya dana talangan 500 miliar euro, hampir selesai," tulis Epstein. "Akan diumumkan malam ini," jawabnya.
Epstein diduga telah mentransfer total 55.000 euro (Rp1 miliar) dalam tiga kali pembayaran ke rekening yang terkait dengan politisi veteran Partai Buruh tersebut antara tahun 2003 dan 2004.
Namun Peter mengaku kepada BBC bahwa ia tidak ingat transfer uang tersebut dan tidak yakin dengan keaslian dokumen-dokumen tersebut.
Di sisi lain, pengunduran diri Peter dari jabatannya ini juga muncul setelah Perdana Menteri Keir Stramer secara terang-terangan mengaku kecewa. Peter disebut telah mencoreng dan mengecewakan negaranya sendiri.
Lebih lanjut, Komisi Eropa mengatakan akan menyelidiki apakah Mandelson, yang menjabat sebagai kepala perdagangan Uni Eropa antara tahun 2004 dan 2008, melanggar kode etik terkait hubungannya dengan Epstein.