Ramuan Anti-COVID-19 Sri Lanka Tiba-tiba Kehilangan Keajaibannya

Tim Editor

Ilustrasi ramuan obat. (Foto: Shockring Wonder/Flickr)

ERA.id - Ramuan anti COVID-19 buatan 'orang suci' Sri Lanka langsung kehilangan keajaibannya setelah seorang menteri yang memamerkan dirinya meminum ramuan tersebut akhirnya jatuh sakit akibat terinfeksi virus korona.

Melansir The Guardian, (19/1/2021), ribuan warga Sri Lanka pada bulan lalu telah berjubel menuju sebuah desa di kawasan Sri Lanka tengah, untuk mendapatkan sirup ramuan buatan Dhammika Bandara, seorang warga yang menganggap dirinya 'orang suci'.

Di antara warga tersebut terdapat menteri wanita dan pembangunan Sri Lanka, Piyal Nishantha de Silva, yang secara publik mengakui mengonsumsi ramuan Bandara.

Namun, belakangan, pejabat parlemen Sri Lanka menyatakan de Silva positif terinfeksi COVID-19 dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Keluarga dari seorang politisi yang tinggal di desa Bandara juga dikabarkan positif teirnfeksi COVID-19 meski telah meminum ramuan 'ajaib' tersebut.

Fenomena sang 'orang suci' Bandara pun mendapat sorotan media setempat. Pria tersebut mengaku bahwa ramuannya diwahyukan langsung oleh Kali, dewi kematian dan pembinasaan roh jahat dalam tradisi Hindu.

Saat ditanya mengenai komposisi ramuannya, Bandara hanya memberi tahu ia memakai bahan madu dan pala.

Pemerintah Sri Lanka kini berusaha menjaga jarak dari Bandara, yang ramuannya telah disetujui sebagai suplemen makanan oleh unit pengawas ramuan obat setempat.

"Meski beberapa anggota parlemen telah mencobanya, pemerintah tidak mendukung ramuan tersebut," kata Keheliya Rambukwella, menteri media massa Sri Lanka.

Sri Lanka saat ini tengah berada dalam cengkeraman virus korona. Berdasarkan laporan The Guardian, angka kasus infeksi COVID-19 telah naik dari 3.300 kasus di bulan Oktober menjadi 53.750 kasus saat ini.

Tag: obat korona pandemi COVID-19 Sri Lanka

Bagikan: