Joe Biden Beri Terima Kasih ke Presiden Mesir Soal Gencatan Senjata di Gaza

Tim Editor

Reruntuhan bangunan di wilayah Gaza akibat serangan udara pasukan Israel. (Foto: Samar Elouf/UNOCHA).

ERA.id - Presiden Amerika Serikat Joe Biden berterima kasih pada Mesir atas 'diplomasi yang sukses' dan koordinasi dengan AS sehingga tercapai gencatan senjata antara Israel-Palestina pada hari ke-11 pertempuran kedua negara di Gaza.

Pernyataan yang dirilis Gedung Putih, Senin, (24/5/2021), menyebut Biden mendiskusikan dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, upaya membangun kembali puing-puing bangunan warga Palestina, demikian dilansir dari Al Jazeera.

"Kedua kepala negara saling meminta pendapat terkait bantuan kemanusiaan bagi yang membutuhkan di Gaza dan upaya pembangunan ulang namun dalam hal ini yang menguntungkan warga setempat, dan bukan Hamas," sebut pernyataan tersebut.

Percakapan antar Biden dan el-Sisi terjadi menjelang lawatan Sekretaris Negara AS Antony Blinken ke sejumlah pertemuan, termasuk menemui Israel dan Otoritas Palestina (PA), serta mengunjungi Mesir dan Yordania.

Pemerintahan Biden telah didesak, termasuk dari internal Partai Demokrat, agar menyuruh Israel menyepakati gencatan senjata sesegera mungkin di Gaza. Namun, Presiden Biden dan staf utamanya cenderung mengedepankan diplomasi di-belakang-layar.

Mesir turut membantu menjembatani proses perdamaian antara Israel dan gerilyawan Hamas menghasilkan gencatan senjata yang dimulai Jumat pekan lalu. Pemerintahan el-Sisi juga mengirim utusan ke Tel Aviv dan teritori Palestina agar bisa mengawasi implementasi kesepakatan itu.

Pekan lalu, el-Sisi berjanji menggelontorkan uang 500 juta dolar AS untuk membangun kembali wilayah Gaza.

Setidaknya 250 warga Palestina, termasuk puluhan anak kecil, tewas akibat serangan Israel selama sebelas hari di Gaza. Lebih dari 2.000 orang juga terluka, sebut Al Jazeera.

Di sisi Israel, 12 orang, termasuk dua anak kecil, tewas akibat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza, oleh pihak gerilyawan Palestina.

Tag: israel-palestina amerika serikat Jalur Gaza

Bagikan: