Warung Fast Food Era Romawi Masih Utuh, Tertutup Abu Vulkanik dari Tahun 74

| 10 Aug 2021 15:41
Warung Fast Food Era Romawi Masih Utuh, Tertutup Abu Vulkanik dari Tahun 74
Salah satu thermopolium, atau warung makan, dari era Romawi klasik di situs arkeologi Pompeii, Italia. (Foto: Pompeii Arceological Park)

ERA.id - Sebuah warung kudapan cepat saji, atau thermopolium, lengkap dengan relik bangunan bercat fresco, adalah satu dari sekian detail unik reruntuhan warisan dunia Pompeii yang bisa dilihat publik mulai pekan ini.

Sisa 'warung' jaman kuno itu masih dalam kondisi baik, karena terlindungi oleh abu vulkanik erupsi Gunung Vesuvius pada tahun 74. Melansir The Guardian, (9/8/2021), bangunan ini bisa ditemukan di Regio V, situs seluas 21,8 hektar di bagian utara taman arkeologi Pompeii, di dekat Teluk Naples, Italia.

Para arkeolog tak hanya menemukan reruntuhan dalam kondisi yang lestari. Mereka juga menemukan lantai yang terbuat dari pualam polikrom dan periuk tembikar berisi sisa-sisa tulang bebek, babi, kambing, ikan, dan siput - bahan makanan yang umum untuk menu klasik bernama 'paella'.

Jumlah bangunan thermopolium ada banyak di situs arkeologi tersebut, melansir The Guardian. Pakar meyakini bahwa warung kudapan seperti ini biasanya dikunjungi warga miskin Pompeii yang tidak memiliki dapur di rumah masing-masing. Menu yang disajikan biasanya roti dengan isi asinan ikan, keju panggang, kacang-kacangan hingga minuman wine.

Wisatawan pun tak hanya bisa melihat thermopolium di kawasan Regio V, yang belum seutuhanya dibuka untuk publik. Di kawasan yang telah digali sejak 1960an ini bisa juga terlihat dua rumah mewah klasik - Casa di Orione dan Casa del Giardino - yang kini tengah direstorasi.

Temuan unik lainnya dari Regio V adalah tulang-belulang yang masih utuh dari dua pria yang diyakini tewas saat berusaha menyelamatkan diri dari erupsi Vesuvius di masa Romawi klasik itu.

Rekomendasi