Tubuh Dua Orang dari Tahun 79 M Ditemukan di Balik Lapisan Abu Pompeii

| 22 Nov 2020 20:05
Tubuh Dua Orang dari Tahun 79 M Ditemukan di Balik Lapisan Abu Pompeii
Tubuh dua orang yang menjadi korban ledakan Gunung Vesuvius pada 79 M ditemukan di sebuah situs ekskavasi Pompeii, Italia. (Foto: Luigi Spina)

ERA.id - Para arkeolog berhasil menemukan tubuh dari dua orang yang menjadi korban letusan Gunung Vesuvius, Pompeii, Italia, pada tahun 79 M. Dua orang, yang ditengarai adalah seorang kaya dan budaknya itu ditemukan di lokasi ekskavasi di sebuah villa yang ada di pinggir Kota Pompeii, Sabtu (21/11/2020), demikian disampaikan pejabat setempat.

Seperti dilansir The Guardian, sang pengelola taman yang bernama Massimo Osanna mengaku bahwa penemuan tersebut "sungguh-sungguh tiada duanya". Sementara itu, Menteri Kebudayaan Italia Dario Franceschini menyebut penemuan itu sebagai bukti betapa pentingnya Pompeii sebagai kawasan studi dan riset ilmiah.

Dua orang, yang tubuhnya terbaring dekat satu sama lain, dipercaya tengah berusaha melarikan diri ketika kota Pompeii diselimuti abu vulkanik dan batuan, namun, akhirnya tewas karena letusan yang terjadi pada hari berikutnya.

Tubuh mereka, yang telah dibuatkan jiplakannya, ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan kandang kuno pada tahun 2017 lalu, yang berisi tubuh tiga ekor kuda dari jaman letusan Gunung Vesuvius tersebut.

Para pakar arkeologi mengatakan bahwa di antara dua orang yang tubuhnya baru ditemukan, pria yang tampak lebih muda, kemungkinan berusia antara 18 hingga 25 tahun, memiliki tulang belakang yang memadat sehingga para arkeolog meyakini bahwa yang bersangkutan adalah pekerja kasar atau seorang budak. Ia kemungkinan tewas dengan berpakaian kain tunik yang mungkin terbuat dari benang wol.

Sementara itu, pria yang lebih tua, kira-kira umurnya antara 30 hingga 40 tahun, memiliki struktur tulang yang lebih kuat, terutama di area dada, dan juga tengah memakai kain tunik. Keduanya terbaring di area yang ditengarai merupakan koridor sebuah villa kuno.

Pengelola taman meyakini bahwa penggalian selama beberapa bulan ke depan akan mampu menampilkan ke mana dua pria itu hendak pergi serta untuk memastikan apa peran mereka berdua di dalam villa megah tersebut.

Situs sejarah Pompeii
Beberapa wisatawan tengah mengunjungi situs sejarah Kota Pompeii, Naples, Italia, yang menjadi saksi bisu ledakan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M. (Foto: Travezl)

Penemuan ini menjadi yang terbaru di antara penemuan menakjubkan lainnya yang ada di situs arkeologi Pompeii. Sebelumnya, pada Oktober 2018, tubuh dua orang perempuan dan tiga anak kecil ditemukan tengah merangkul satu sama lain di dalam ruangan sebuah villa di kawasan Regio V. Sepekan sebelumnya, villa yang sama menampilkan sebuah pahatan yang mengatakan bahwa Vesuvius meletus pada Oktober 79 M, bukan pada bulan Agustus seperti yang semula diyakini.

Proses penggalian, yang merupakan bagian dari proyek ekskavasi senilai 1 juta euro (Rp16,78 miliar), tetap dilanjutkan meski pandemi COVID-19 masih terjadi di Italia.

Reruntuhan kota Pompeii ditemukan di abad ke-16 dan proses ekskavasi pertama dilakukan pada tahun 1748. Lebih dari 1.500 dari 2.000 korban letusan Gunung Vesuvius telah ditemukan selama berabad-abad terakhir. Taman tersebut pun menjadi salah satu obyek wisata dan mengundang 4 juta wisatawan setiap tahunnya.

Rekomendasi