Alasan Kenapa Red Wine Nikmat Diminum Usai Menyantap Steak

Tim Editor

Steak (Anda Mahardhika/era.id)

ERA.id - Bukan sekadar minuman beralkohol yang memabukan, wine ternyata menjadi minuman pamungkas usai menikmati daging seperti steak, seafood sampai chicken grill aneka saus.

Seorang butcher yang juga salah satu pemilik Meatshop Le Savoye Bandung, Audy Kusnadjaja menjelaskan kalau wine adalah minuman yang sempurna dinikmati usai menyantap steak. Katanya, ada kepuasan tersendiri usai menikmati daging seperti steak, sushi, lobster dan babi guling.

"Keberadaan wine itu benar-benar melengkapi rasa yang diciptakan oleh daging di dalam mulut kita, ada sensasi yang membuat kita kebih bersemangat saat kita meminum wine setelah menyantap daging, di tempat kami pelanggan yang tahu tentang manfaat wine setelah makan daging di tempat kami, akan membawa wine sendiri, pasalnya kami sebagai penjual daging di Indonesia dilarang menjual wine, apalagi sebagai pelengkap makanan," jelas Audy kepada ERA.id, Sabtu (6/2/2021).

Steak (Anda Mahardhika/era.id)

 

Dalam jurnal sains yang dilakukan oleh David Sinclair, seorang ahli biologi molekuler di Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, senyawa dalam wine dapat memberikan kehidupan yang lebih sehat dan lama.

Begitu pun usai menikmati makanan dengan kadar lemak seperti daging, tetapi penemuan tersebut masih menjadi pertentangan dari berbagai pihak.

Di antara wine yang ada di dunia, red wine atau anggur merah merupakan pilihan terbaik, pernyataan ini sangatlah masuk akal dalam jurnal yang diterbitkan oleh steakschool.com. Terdapat alasan ilmiah dibalik aturan kuliner secara umum prihal Red Wine yang cocok dengan makanan yang berasal dari daging merah yang berasal dari sapi. 

Ilmuwan telah menemukan bahwa senyawa kimia yang menyehatkan dalam wine atau anggur, seperti polifenol (antioksidan) dapat bekerja untuk menghambat penumpukan kolesterol jahat dan mengurangi jumlah yang masuk ke aliran darah, sehingga mencegah kerusakan pada pembuluh darah.

Terdapat keserasian antara red wine dan daging merah, semuanya berujung dalam kesimbangan saat menyantap makanan, bagi penikmat kuliner daging pastinya mendambakan makanan yang bukan hanya memuaskan perut tapi memuaskan seluruh pancaindra yang ada dalam tubuh kita.

Warna merah yang bagus dari wine akan selalu terasa luar biasa dengan steak, tetapi itu tidak berarti kamu harus menghabiskan satu botol penuh, karena takaran wine setelah menikmati daging perlu diperhatikan itulah seni dari menikmati daging merah atau putih di meja makan.

Tag: steak

Bagikan: