Identik Simbol Keberuntungan, 7 Makanan Khas Imlek yang Halal dan Enak

Tim Editor

Makanan Imlek (Foto: Instagram/@makanterus.plg)

ERA.id - Perayaan Tahun Baru Imlek setiap tahunnya selalu ditunggu-tunggu, terutama bagi masyarakat Tionghoa. Pada Tahun Baru China, masyarakat Tionghoa menyajikan makanan yang sangat beragam. Bahkan, setiap makan pagi, siang dan malam disajikan makanan yang berbeda-beda.

Ada beberapa hidangan yang memiliki arti simbol keberuntungan dan memiliki filosofis tersendiri bagi kehidupan masyarakat Tionghoa.  Beberapa makanan khas Imlek ini bisa dinikmati oleh semua orang. Berikut 7 makanan khas Imlek yang halal dan sarat penuh makna. 

1. Siu Mie

Siu Mie (Foto: Instagram/@nop_idn)

Dalam perayaan Imlek, salah satu tradisi yang dijalankan sejak turun-temurun adalah menyantap siu mie alias mie panjang umur. Menyantap siu mie dalam perayaan Imlek adalah hal yang wajib karena memiliki makna positif dan menjadi harapan semua orang. Selain itu, siu mie melambangkan umur panjang, kebahagiaan dan rejeki melimpah bagi orang yang menyantapnya. 

2. Kue Keranjang

Kue Keranjang (Foto: Instagram/@susan0803__)

Kue Keranjang atau Nian Gao menjadi ciri khas masyarakat Tionghoa yang merayakan tahun baru Imlek. Kue keranjang punya makna tersendiri yang dipercaya oleh masyarakat Tionghoa dalam perayaan Imlek. Makna dari kue keranjang adalah bentuk harapan agar terus bersatu. Kue keranjang menandakan simbol kemakmuran, persaudaraan yang erat dan kebahagiaan. 

3. Jiaozi

Jiaozi (Foto: Instagram/@thenoodlemanvegas)

Jiaozi adalah salah satu jenis dumpling berisi daging cincang dan sayuran yang dibungus dengan lembaran adonan kulit dari tepung terigu. Jiaozi mirip dengan dimsum. Sering disajikan makanan khas Imlek, jiaozi diharapkan dapat mendatangkan kelimpahan rejeki dan kerukunan dalam keluarga.

4. Lapis Legit

Lapis Legit (Foto: Instagram/@jenix_cakes)

Lapis legit memiliki makna yang tersirat pada perayaan Imlek. Lapis demi lapis pada kue ini menjadi simbol kemakmuran atau hoki yang berlapis-lapis. Sehingga, masyarakat Tionghoa berharap untuk merasakan kehidupan yang lebih manis dan legit. Rasa manis dan legit kuenya menjadi simbol kehidupan bahagia dan kesejahteraan bagi warga Tionghoa. Kepercayaan ini sudah turun temurun yang dilestarikan melalui sajian lapis legit.

5. Ikan Bandeng

Ikan Bandeng (Foto: Instagram/@jktfoodbang)

Ikan bandeng memiliki arti dan makna tersendiri dalam perayaan Imlek. Menurut kepercayaan warga Tionghoa, menyantap ikan bandeng di hari Imlek bisa melancarkan bisnis dan usaha yang dikerjakan. Sebab, ikan bandeng adalah lambang rejeki bagi etnis Tionghoa. Jika, ikan bandeng ukurannya besar. Maka, makin besar rejeki yang akan didapatkan.

6. Sup Delapan Bentuk

Sup Delapan Bentuk (Foto: Instagram/@geekymomm)

Seperti namanya, sup delapan bentuk menggunakan 8 bahan dasar yaitu teripang, ikan, udang, kerang kering, abalone, jamur hitam, kacang ginkgo dan biji lotus. Delapan unsur utama dalam semangkuk sup adalah perlambang keberuntungan. Selain itu, sup delapan bentuk melambangkan harapan bisnis atau usaha yang mampu berkembang dengan cepat pada tahun baru China. 

7. Kue Mangkok

Kue Mangkok (Foto: Instagram/@lysa_tangkulung)

Kue mangkok menjadi salah satu sajian perayaan Imlek yang makin berwarna. Kue mangkok berwarna merah muda dan berbentuk mekar ini jadi menu yang tak boleh dilewatkan. Dalam perayaan Imlek, kue mangkok melambangkan rezeki yang akan terus berkembang sepanjang tahun. Menyantap kue mangkok dalam perayaan Imlek dipercaya dapat memperlancar bisnis dan rezeki. 

Tag: Makanan imlek kuliner kuliner imlek kuliner imlek halal makanan halal

Bagikan: