Dikira Transgender, Perempuan Tulen Ini Tumbuh Jenggot dan Kumis Akibat Gangguan Hormon

Tim Editor

Alma Torres (Foto: Instagram/@bebeardiful_x)

ERA.id - Jenggot dan kumis selalu identik dengan wajah pria. Namun, seorang perempuan tulen ini tumbuh jenggot dan kumis karena kondisi hormonnya. Ia terkadang sedih karena ada saja orang yang mengira dirinya seorang transgender.

Dikutip Metro.co.uk, Senin (24/8/2020), Alma Torres adalah perempuan berusia 27 tahun yang memiliki gangguan hormon polycystic syndrome atau PCOS. Gangguan hormon ini membuat wajah Alma ditumbuhi jenggot dan kumis.

Alma Torres (Foto: Instagram/@bebeardiful_x)

Perempuan yang tinggal di The Bronx, New York sudah mengalami kondisi ini sejak dirinya berusia 15 tahun. Selama bertahun-tahun, ia mencukur jenggot dan kumisnya karena malu dengan penampilannya mirip pria.

Setelah 8 tahun, ia rajin mencukur, waxing, hingga laser untuk menghilangkan jenggot dan kumisnya. Sayangnya, bulu-bulu hitam itu malah terus tumbuh kembali.

 

Alma ingat pertama kali ia tumbuh bulu-bulu di wajahnya sejak usia 15 tahun, ketika dia menderita PCOS. Dikutip dari hellosehat, Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah hormon androgen yang berlebih pada wanita dan terjadinya resistensi insulin. PCOS adalah kondisi yang menyebabkan penderitanya memiliki banyak kista kecil pada indung telur atau ovarium.

Alma Torres (Foto: Instagram/@bebeardiful_x)

"Aku benar-benar tidak pernah memperhatikan bagaimana orang-orang akan mengolok-olok bulu-bulu di wajahku. Sampai seorang pembimbing di sekolah bertanya kepadaku, apakah itu menggangguku? Tiba-tiba aku menyadari berapa banyak orang yang menatapku dengan aneh dan mencibirku," ungkap Alma.

"Itu mengubah segalanya bagiku. Aku mencukur untuk pertama kalinya ketika aku berusia 16 tahun, sebelum pesta prom. Aku terus mencoba mencukur jenggot dan kumisku delapan tahun berikutnya," lanjutnya.

Bahkan, banyak orang yang mengambil foto dirinya secara diam-diam. Alma menyadari hal itu, tapi dia tak memperdulikannya.

Alma Torres (Foto: Instagram/@bebeardiful_x)

"Aku hanya melihat balik ke arah mereka. Jadi mereka tahu bahwa aku menyadari apa yang mereka lakukan, dan aku tak peduli dengan apa yang mereka pikirkan tentang aku," kata Alma.

Ia membagikan ceritanya untuk mendorong orang lain agar menerima diri apa apa adanya.

"Aku belajar menerima apa yang tidak dapat aku ubah. Itu quotes favoritku, itu yang aku jalani," ujar Alma Torres.

Tag: transgender Sindrom ovarium polikistik gangguan hormon

Bagikan: