Mengapa Air Minum Kita Sebut Air Putih, Bukan Air Bening?

| 10 Oct 2020 08:00
Mengapa Air Minum Kita Sebut Air Putih, Bukan Air Bening?
Ilustrasi air mineral

ERA.id - Sampai sekarang mungkin banyak yang masih bingung, kenapa air minum yang biasanya kita minta di warung misalnya, disebut air putih atau mineral, padahal warnanya bening. Mengapa bukan bukan air bening?

Sebelum lebih jauh membahasnya, perlu diketahui manfaat air putih terlebih dahulu, biar kita jadi rajin minum air putih atau air mineral atau air bening. Wah, banyak ya penamaannya.

Fungsi air yang kita minum itu, air putih, ternyata punya banyak manfaat teman, yakni meningkatkan kinerja otak; mengalirkan oksigen; menyehatkan kulit; memperkuat imun tubuh; mengurangi rasa lelah; membentuk ludah dan lendir; menyetabilkan suhu tubuh; melancarkan pencernaan; mendetoksifikasi racun tubuh; meningkatkan metabolisme.

Fungsi air putih inilah yang tak bisa digantikan oleh air apapun, mau itu air teh, air kopi, atau segala jenis air yang lainnya. Wah, ternyata hebat juga ya khasiatnya.

Akhirnya, dunia kesehatan pun menyarankan agar manusia bisa minum banyak air putih, paling umum adalah 8 gelas per hari. Bagaimana, apakah teman sudah bisa menyanggupi hal itu?

Tanpa menunggu lama, untuk menjawab pertanyaan di atas, yakni mengapa air minum kita disebut air putih, bukan air bening, ternyata ada pola kebudayaan di sana.

Orang-orang Tionghoa ternyata menyebut air minum mereka dalam bahasa Mandarin sebagai bai kai shui (bai = putih). Jika dilihat, ada kemiripan istilah. Kemungkinan besar, kita menyerap arti bahasa Mandari itu ke dalam bahasa Indonesia.

Sepertinya istilah air putih lebih cenderung diserap dari bahasa Mandarin, daripada bahasa lain misalnya Inggris, plain water, atau arab الماء العادي (air bening).

Di luar entah dari kata serapan atau tidak, memang di KBBI, kata "putih" dan "bening" juga masih ada hubungan dekat. Namun budaya kita, lebih akrab menyebut air minum dengan air mineral atau air putih, bukan air bening.

Tags : yang unik
Rekomendasi