Ungkap 5 Calon Presiden 2024, Denny Darko Ramal Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Maju Pilpres: Militer Takut untuk Dipimpin

| 21 Jun 2022 21:10
Ungkap 5 Calon Presiden 2024, Denny Darko Ramal Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Maju Pilpres: Militer Takut untuk Dipimpin
Denny Darko (Foto: YouTube/Denny Darko)

ERA.id - Peramal sekaligus ahli tarot, Denny Darko menerawang siapakah sosok politikus yang digadang-gadang bakal jadi Presiden 2024. Suami Vina Candrawati ini meramal ada 5 tokoh politik yang maju jadi pilpres 2024.

Mulanya, Denny Darko menyarankan para calon presiden 2024 harus berhasil mencuri perhatian kaum milenial. Sebab, ia yakin kaum milenial banyak yang hadir pencoblosan saat pilpres 2024.

"Pertama-tama yang harus didiskusikan adalah pendukungnya milenial. Mereka menggerakan arus informasi dan simpatik untuk menuju ke tokoh yang mana. Sehingga, pemilu 2024 nanti usianya 17-28 tahun," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Denny Darko.

Lebih lanjut, Denny Darko menerawang ada 5 tokoh politik yang maju Pilpres 2024. Diantaranya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kementerian Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Denny Darko (Foto: YouTube/Denny Darko)
Denny Darko (Foto: YouTube/Denny Darko)

"Cuma 5 orang yang kira-kira populer dimata milenial saat ini dan nanti. Milenial pasti akan sangat familiar dengan nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Prabowo, dan Erick Thohir," paparnya.

Pria berusia 45 tahun ini mengatakan calon Pilpres lainnya bakal dilupakan oleh kaum milenial. Sebab, mereka jarang aktif dimedia sosial. Menurutnya, kaum milenial menjadi kunci untuk memenangkan Pilpres 2024.

"Lain-lain jadi agak terlupakan, walaupun mereka ini elit partai yang dikirim khusus jadi terlupakan. Misal, pak Airlangga Hartanto atau Mbak Puan Maharani. Maka, untuk siapapun nyapres ingat, milenial itu kunci," ucapnya.

Selain itu, Denny Darko menerawang sekarang masyarakat Indonesia tak mau presidennya bagian dari militer. Mereka menginginkan Presiden dan Wakil Presiden yang bersifat nasionalis dan religius.

"Berbicara pasangan presiden, semenjak militer sudah digulingkan atau zaman dulu. Mungkin sekarang militer takut untuk dipimpin, sekarang nyapres itu harus latar belakang nasionalis dan religius," tuturnya.

Menurutnya, media sosial sangat penting bagi calon Pilpres 2024. Sebab, mereka mengetahui sifat dari tokoh politik dari konten di media sosial.

"Pemilu dan Pilkada sebelumnya penuh identitas. Maka sekarang, Pemilu yang simbolisasi. Mengapa? Karena media sosial berperan penting disini. Apa yang muncul disini dan dihidangkan dari konten sosial media," imbuhnya.

"Diera media sosial sekarang, kita sulit membendung arus. Rasanya objektifitas nomor sekian. Ketika Indonesia memilih Jokowi Presiden RI, Pak Prabowo sudah mengabdi negeri ini. Hingga akhirnya, penentu Jokowi jadi pemenang adalah bentuk dari emosi seluruh Indonesia." lanjutnya.

Rekomendasi