Italia Mendenda Apple dan Samsung Rp86 Miliar

Tim Editor

Ilustrasi ponsel Samsung (Unsplash)

Jakarta, era.id - Otoritas Pasar Italia atau Autorità Garante della Concorrenza e del Mercato (AGCM) menjatuhkan denda kepada Apple dan Samsung sebesar 5 juta euro atau sekitar Rp86 miliar dengan asumsi kurs rupiah Rp17.200 per euro. Denda itu dikarenakan update software yang kerap mereka rilis dianggap membuat lambat ponsel saat ini.

Melansir dari The Verge, Jumat (26/10/2018) AGCM menilai kedua raksasa telah melanggar beberapa sejumlah aturan konsumen. Salah satunya dengan meng-update software yang dianggap melambatkan performa smartphone sehingga mendorong pengguna membeli ponsel baru. 

Terhadap Apple, otoritas pasar Italia mendapati pengguna iPhone 6 mengeluhkan ponsel mereka yang menjadi lambat, setelah Apple meminta penggunanya untuk meng-instal iOS 10 pada ponsel masing-masing. AGCM menilai iOS baru tersebut memakan daya energi lebih besar dan tidak ditujukan untuk pengguna iPhone 6, sehingga baterai ponsel jadi boros.

Selain itu, Apple juga dijatuhi denda tambahan sebesar 5 juta euro karena tidak memberikan informasi penting tentang baterai lithium, seperti bagaimana cara merawatnya dan berapa usia maksimal baterai. 

Pengguna smartphone Samsung juga mengklaim mengalami masalah yang sama yakni melambatnya ponsel mereka setelah update software. Hal ini dialami pengguna Samsung Galaxy Note 4 yang diminta untuk memasang versi baru Android yang ditujukan untuk Galaxy Note 7. 

Belum lagi beban Firmware yang terlalu berat pada Galaxy Note 4, menyebabkan sejumlah kerusakan dan mengharuskan penggunanya untuk membayar biaya servis lebih mahal. Lantaran garansi pengguna Galaxy Note 4 sudah tak berlaku sejak dua tahun pembelian ponsel tersebut.

Samsung sendiri merasa kecewa dengan putusan ini. Dalam keterangan resminya, mereka mengatakan akan mengajukan banding. 

"Kami kecewa dengan keputusan Otoritas Kompetisi Italia. Samsung tidak pernah merilis update software yang menurunkan performa Galaxy Note 4," tulis Samsung, seperti dikutip dari CNET.

AGCM menilai keputusan kedua perusaan itu untuk meng-update software terbaru pada ponsel yang lebih tua, menyebabkan permasalah yang cukup serius pada smartphone penggunanya. Hal ini pula yang mendorong penggunanya untuk membeli ponsel baru. Tahun lalu, Apple juga sudah pernah menerbitkan surat kepada pelanggan mereka atas kesalahpahaman mengenai iPhone generasi lama yang diperlambat.

Tag: produk apple samsung vs iphone

Bagikan: