Memulihkan Kembali Keceriaan Anak-anak Korban Bencana

Tim Editor

Mengembalikan Lagi keceriaan anak-anak di pengungsian (Diah/era.id)

Jakarta, era.id - Ramai terdengar keceriaan anak-anak. Dari balik tenda pengungsian yang ada di Desa Kalanganyar, Pandeglang, Banten. Sekelompok remaja sedang menghibur anak-anak yang jadi korban tsunami beberapa waktu lalu.

Sambil bernyanyi dan sesekali menjawab beberapa pertanyaan, anak-anak di tempat pengungsian kembali berusaha bangkit setelah mengalami bencana tsunami. 

Kegiatan ini dilakukan oleh Forum Komunikasi Nasional Taman Anak Sejahtera, selama 7 hari mereka akan memberikan bantuan psikologis kepada anak-anak di tempat pengungsian. 

"Tugas kami memang menangani anak-anak yang terpisah oleh keluarga, anak anak yang membutuhkan pertolongan secara psikis, apalagi di tempat bencana seperti ini," ujar Koordinator Forum Komunikasi Nasional Taman Anak Sejahtera, Nina Suparti Malina saat ditemui era.id di lokasi, Sabtu (30/12).



Mengajak anak-anak dengan bermain, bernyanyi dan kegiatan lainnya dapat membantu para korban bencana untuk memulihkan mereka dari rasa kekhawatiran pasca bencana.

"Tentunya tetap diterapkan penguatan psikologinya. Tentang bagaimana mereka bersikap, walaupun di tempat pengungsian mereka harus tertib dan berbagi. Kalau satu orang makan, maka semua makan. Kalau satu enggak kebagian, mereka enggak akan mulai makan," jelas Nina.

Tak sedikit dari anak-anak yang tinggal di tempat pengungsian terpisah dari keluarga mereka. Bahkan perasaan khawatir masih saja menghantui anak-anak, setelah menyaksikan tempat tinggal dan rumah mereka tersapu oleh ombak tsunami.

kata Nina, alasan mereka berada di pengungsian karena masih ada perasaan khawatir dari keluarga dan anak-anaknya jika suatu saat terjadi bencana susulan.

"Jangan kira mereka yang tidak terdampak bencana tidak membutuhkan penanganan psikologi sosial, karena mereka pasti juga merasakan kehawatiran," ucap Nina.



Nina dan timnya masih akan membantu anak-anak selama di pengungsian untuk kembali ceria seperti sebelumnya. Besar harapan mereka, agar anak-anak dapat siap kembali masuk sekolah.

"Kita berharap anak anak ini karena sebentar lagi masuk sekolah, dapat sekolah seperti biasanya, walaupun kondisinya daruruat.mudah-mudahan tentunya anak anak bahagia, ceria dan bisa kembali dengan keluarganya seutuhnya," tutup dia.
 

Tag: tsunami selat sunda perlindungan perempuan dan anak

Bagikan: