Erick Thohir Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade

Tim Editor

Erick Thohir wakili Indonesia jadi Member IOC (dok istimewa)

Jakarta, era.id - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir membawa misi khusus setelah terpilih sebagai anggota baru Komite Olimpiade Internasional (IOC). Dirinya ingin memuluskan langkah Indonesia dalam agar bisa terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

"Dalam konteks usaha kita untuk mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, adanya perwakilan perorangan di IOC merupakan hal positif," kata Erick dalam keterangan tertulis yang diterima era.id, Kamis (27/6/2019).

Erick berharap dengan ikutnya Indonesia sebagai anggota baru IOC akan meningkatan hubungan baik dengan negara-negara lain dalam menggelar banyak ajang olahraga internasional. "serta terus berkampanye tentang gerakan olimpiade dan membina generasi muda dengan menyebarkan semangat persahabatan, solidaritas, dan fair play." 

Selain Erick Thohir, sembilan anggota baru lainnya yang dipilih oleh Komisi Pemilihan Anggota IOC antara lain Ketua Olimpiade India Narinder Dhruv Batra dan Presiden Komite Olimpiade Korea Selatan Kee Heung Lee yang menduduki kursi teras IOC. Pemilihan ini sudah ditetapkan pada Sidang IOC ke-134 yang berlangsung di Laussane, Swiss, 24-26 Juni.

"Tentu ini menjadi sebuah kehormatan bagi kita semua bangsa Indonesia untuk bisa kembali mengemban amanat di IOC," lanjutnya.

Rekam jejak Erick Thohir di dunia olahraga memang bersinar. Tak hanya bergaung di Indonesia, namun juga di dunia. Saat ini Erick Thohir tercatat sebagai Central Board Member di FIBA (Federasi Basket Internasional).

Di dunia sepak bola, saat ini Erick Thohir adalah Dewan Klub Oxford United dan sebelumnya adalah Presiden Inter Milan. Dia juga sukses menggelar Asian Games 2019 selaku ketua KOI dan Ketua Inasgoc.

Erick Thohir menjadi orang Indonesia pertama dalam 12 tahun terakhir yang menjadi IOC Members. Sebelumnya mantan ketua KOI dan KONI, Rita Subowo diangkat menjadi IOC Members pada tahun 2007 di sidang IOC ke-119 di Guatemala. Tokoh-tokoh olahraga nasional lainnya, seperti Dadang Suprayogi, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, dan Mohammad "Bob" Hasan juga menempati posisi tersebut.

Segenap insan olahraga menyambut positif penunjukan Erick Thohir sebagai salah satu elite tertinggi Komite Olimpiade Dunia, IOC. Terlebih dengan penunjukan Erick akan semakin memberikan angin segar bagi dunia olahraga di Indonesia, khususnya atlet. 

"Selamat dan semoga sukses untuk Pak Erick Thohir. Semoga bisa membawa dampak positif untuk olimpiade yang kita ikuti, terutama nantinya bisa memperjuangkan Indonesia untuk tuan rumah Olimpiade 2032," kata Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung.



Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto mendukung ikut mengapresiasi terpilihnya Erick Thohir sebagai anggota IOC. Keanggotaan Erick di IOC, kata dia, merupakan hal positif dalam lingkup olahraga di Indonesia.

Ia beralasan, Indonesia sudah cukup lama tak mengirimkan wakilnya dalam badan tertinggi olahraga dunia tersebut. "Sudah lama sekali, kan 10 tahun sudah tidak ada orang Indonesia lagi di sana," kata Gatot.

Kemudian, Gatot menilai sosok Erick memiliki kapabilitas mengemban tugas sebagai anggota komite. Berbekal pengalaman sebagai Ketua Inasgoc, membuat Gatot yakin Erick dapat menjalankan tugasnya.

Dengan terpilihnya Indonesia sebagai IOC member dan ikut mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Maka Indonesia bakal bersaing dengan India dan gabungan Korea Selatan-Korea Utara.

Jika berhasil menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, Indonesia menjadi negara keempat di Asia yang melakukannya. Tiga negara Asia yang sebelumnya pernah menggelar Olimpiade adalah Jepang, China, dan Korea Selatan.

Selain Olimpiade, Indonesia juga telah mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Indonesia juga berpeluang maju dalam bidding tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama negara ASEAN atau Australia.
 

Tag: erick thohir olympiade bank indonesia

Bagikan: