Bolehkah Makan Biji Kopi secara Langsung?

Tim Editor

Ilustrasi (pixabay)

Jakarta, era.id - Masyarakat dunia baru saja merayakan Hari Kopi Internasional yang jatuh pada 1 Oktober. Kopi kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakan umum, termasuk di Indonesia. Kopi menjadi salah satu minuman yang tak boleh dilewatkan.

Minuman berwarna hitam ini berasal dari biji tanaman kopi. Biji ini kemudian diproses dengan berbagai macam cara: Ada yang dikeringkan, dan dipanggang untuk dinikmati dengan olahan yang beragam. Minum kopi juga diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk pengurangan risiko diabetes 2. 

Namun, apakah Anda sadar akan manfaat yang dimiliki biji kopi jika dikonsumsi langsung? Atau apakah biji kopi aman untuk dikonsumsi?

Memakan biji kopi secara utuh memang aman bagi kesehatan, namun harus dengan jumlah yang sesuai. Dikutip dari Boldsky, memakan biji kopi secara langsung memungkinkan penyerapan kafein dengan cepat melalui selaput mulut Anda.

Baca Juga: Hari Kopi Internasional: Bisnis Kopi dan Nasib Malang Petani

Jika dibandingkan dengan biji kopi hijau, biji kopi yang telah dipanggang cocok untuk dikonsumsi secara langsung. Biji kopi hijau memiliki rasa pait dan rasa kayu, sehingga tak baik untuk dikonsumsi secara langsung. Proses pemanggangan pada biji kopi akan mengurangi sejumlah senyawa yang disebut asam klorogenik.

Sementara itu, jika melihat manfaat kesehatannya, biji kopi ternyata memiliki manfaat yang sama dengan minum kopi. Dalam studi yang dipublikasi pada 2016 mengungkapkan,biji kopi kaya akan antioksidan yang mampu meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Biji kopi juga berperan dalam mengurangi risiko diabetes. Kehadiran asam klorogenat dalam biji kopi berkaitan dengan hal ini. Mengonsumsi biji kopi dalam jumlah terbatas dapat mengurangi risiko diabetes, demikian dalam jurnal Humans and Coffee. Namun, jumlah asam klorogenat dalam biji kopi bervariasi tergantung pada metode pemanggangan dan jenis biji seperti biji Arabika, biji Robusta, biji Liberica dan biji Excelsa.

Baca Juga: Haruskah Orang Tua Khawatir Anak Minum Kopi?

Meski memiliki sejumlah manfaat kesehatan, kopi tak terhindarkan dari efek negatif jika dikonsumsi secara berlebihan yang dapat menyebabkan penyakit perut. Masalah perut terjadi karena adanya kafein dan senyawa yang disebut katekol --yang dapat menyebabkan kembung, mual, dan diare pada individu dengan perut sensitif.

Di sisi lain, Journal of occupational and environmental medicine mengungkapkan, orang dengan kondisi perangadangan usus (IDB) atau sindrom iritasi usus (IBS) juga harus dipatasi mengonsumsi kopi. Sebab, tingginya kadar asam lambung akan menyebabkan mulas.

Tag: kopi gayo

Bagikan: