Alex Kenin, si Supir Taksi 'Pelatih' Juara Grand Slam

Tim Editor

Alex dan Sofia Kenin (Bangkokpost)

Jakarta, era.id - Alex Kenin mengenang saat hanya punya beberapa ratus dolar di kantungnya ketika tiba di New York setelah meninggalkan Uni Soviet pada 1987 bersama istrinya, Lena. Mereka pindah ke Amerika berharap kehidupan yang lebih baik.

Ia menjadi supir taksi pada malam hari setelah belajar bahasa Inggris melalui komputer sepanjang siang. Tak hanya soal bahasa, ayah dari Sofia Kenin itu tak tahu arah dan jalan di kota New York saat itu.

Tapi saat ini ia adalah pelatih seorang juara Grand Slam setelah putrinya, Sofia Kenin merebut gelar tersebut di Australia Open pada Sabtu kemarin. Meski tak punya pengalaman bermain tenis, Alex memperkenalkan Sofia olahraga raket itu sejak usia 5 tahun. 


Sofia Kenin (AFP)

Bakat Sofia sebenarnya sudah tampak dari kecil, namun sebagai orang asing dia sulit untuk bisa bermain di lapangan tenis. Postur Sofia yang lebih rendah dari rata-rata waktu itu juga sempat menjadi cemoohan ketika di lapangan.

"Kami mendengar perkataan-perkataan buruk tentang aku tapi ayah selalu ada dan dia yakin denganku, dia tak menggubris semua itu," kata Sofia, seperti dikutip dari Bangkokpost, Senin (3/2/2020).

Sofia mewakili Amerika Serikat di Olimpiade Remaja 2014 dan menjalani debut Grand Slamnya sebagai petenis wildcard di US Open 2015 sebelum merangkak ke peringkat 100 dunia pada 2018. Karirnya melesat tahun lalu setelah memenangi tiga gelar single dan naik ke peringkat 12 dunia.

Di Melbourne ia menjadi juara setelah mengalahkan Garbine Muguruza. Sofia mengatakan ayahnya yang tak punya pengalaman sebelumnya di tenis, ia hanya mengamati orang-orang di sekitarnya.

"Dia melihat bagaimana pelatih lain melatih para pemainnya, tapi dia tahu semuanya," kata Sofia.

Bak pelatih, Alex hampir selalu berada di pinggir lapangan saat Sofia bertanding. Apalagi Sofia tampil memukau di Melbourne dengan menyingkirkan sejumlah petenis papan atas seperti Coco Gauff, peringkat satu dunia Ashleigh Barty, dan di final, juara French Open 2016 serta Wimbledon 2017 Garbine Muguruza. Hal tersebut tak lepas dari doa dan restu sang orang tua.

Torehan Sofia membuat Alex tergabung dalam daftar ekslusif para orang tua penghasil juara seperti Richard Williams, ayah dari Venus dan Serena, Mike Agassi ayah dari Andre Agassi dan Yuri Sharapova ayah dari Maria Sharapova.
 

Tag: tenis

Bagikan: