Cerita TikTokers Loren Gray Saat Jadi Korban Pelecehan Seksual

| 06 May 2020 13:03
Loren Gray. (Foto: Istimewa)
Jakarta, era.id - Loren Gray salah satu pengguna TikTok dengan pengikut terbanyak di dunia, baru-baru ini memberikan pengakuan mengejutkan lewat postingan akun TikToknya. Dia mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual.

Peristiwa itu terjadi saat Loren Gray berusia 12 tahun. Di mana dirinya masih belum memahami pelecehan seksual yang dilakukan oleh seseorang yang dia percayai.

“Kepolosan saya dicuri di rumah bawah tanah oleh seseorang yang saya percayai. Saya hanya memberi tahu satu orang dan sampai hari ini dia masih menjadi sahabat terbaik saya. Kami menangis bersama di kamar mandi selama berjam-jam,” kata Gray dalam video TikTok yang dipostingnya, dikutip dari Insider, Rabu (6/5/2020).



Menurutnya, dia membutuhkan keberanian yang banyak agar bisa menceritakan kejadian pahit yang dialaminya. Bahkan dia memerlukan waktu dua bulan untuk bisa menceritakan kejadian pilu itu ke orang tuanya.

“Aku merasa kotor, putus asa, rusak, dan tidak berharga. Aku merasa itu salahku,” lanjutnya.

Sherry Hamby, seorang profesor psikologi di University of the South dan pembuat jurnal “Psychology of Violance” mengatakan, ketakutan dan menyalahkan diri sendiri bagi korban pelecehan seksual ini memang umum terjadi, hal ini sebagai bentuk reaksi psikologis dari seseorang. 

“Di Amerika Serikat sendiri kekerasan seksual umumnya terjadi pada wanita antara 12 hingga 17 tahun dan satu dari enam wanita di Amerika Serikat ialah korban pemerkosaan atau percobaan pemerkosaan di hidupnya,” kata pihak perwakilan Rape, Abuse
 
Rekomendasi