Jangan Terlalu Lama Bersepeda Nanti Prostat

Tim Editor

    Ilustrasi sepeda (Flickr/Mausyaf)

    Jakarta, era.id - Belakangan ini banyak orang yang rutin bersepeda. Apalagi semenjak pandemi COVID-19. Bagus sih, tapi disarankan tak boleh terlalu karena dikhawatirkan bisa membuat prostat.

    Sebelum membahas soal prostat, bersepeda memang baik untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Namun, sebaiknya gunakan peralatan lengkap dan nyaman saat akan bersepeda, khususnya bagi pria.

    Dilansir dari Better Health Channel, diterakan beberapa manfaatnya yakni meningkatkan kesehatan jantung; meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot; membantu menurunkan berat badan; memperkuat tulang; memperbaiki postur dan koordinasi tubuh;
    menurunkan tingkat stres.

    Banyak sekali ya manfaatnya. Tapi, bersepeda bisa menjadi masalah juga apalagi jika pengendaranya mengalami gangguan seperti mati rasa atau kesemutan saat bersepeda yang tidak hilang dengan segera.

    Itu tandanya ada potensi prostat. Prostat adalah organ pada sistem reproduksi pria yang memiliki peran untuk memproduksi cairan semen.

    Ukurannya sebesar biji kenari dan membesar seiring bertambahnya usia. Gangguan pada prostat bisa menyebabkan pria mengalami nyeri pada area panggul dan saat berhubungan intim.

    Adapun reaksi mati rasa seperti di atas umum terjadi, apabila duduk terlalu lama, namun akan hilang segera setelah berdiri. Jika tidak hilang, maka segera periksakan diri ke dokter.

    Ingat, jangan sepelekan gejala lain seputar prostat, seperti kesulitan buang air kecil dan munculnya darah pada urine. Gejala ini bisa menunjukkan adanya gangguan prostat, seperti prostatitis atau kanker prostat.

    Ingat, jangan tunggu sampai semuanya parah dan merepotkanmu. Pendeteksian lebih dini akan memudahkan tim medis untuk merawat dan mengobatimu agar kesehatanmu segera pulih.

    Maka dari itu, ini tips aman bersepeda bagi pria. Melansir dari Harvard Medical School, sebaiknya pria menggunakan sadel yang ramah untuk kesehatan organ reproduksi dengan ukuran yang lebih lebar dan nyaman.

    Sadel yang nyaman menurunkan risiko tekanan pada area organ reproduksi. Tidak ada salahnya untuk mencoba sebelum kamu membeli sadel baru untuk sepeda.

    Mengubah posisi saat bersepeda juga dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan yang terjadi pada organ reproduksi. Mencoba berdiri pada pedal dapat dilakukan, jika sudah terlalu lama menduduki sadel.

    Perhatikan juga lingkungan dan kemampuanmu dalam bersepeda, agar tidak menimbulkan kecelakaan. Tidak ada salahnya beristirahat di tengah olahraga sepeda. Selain mengurangi tekanan, beristirahat dapat mengembalikan stamina dan energi.

    Gunakan pakaian dan peralatan khusus sepeda. Sebab pakaian yang dirancang untuk olahraga tertentu, melindungi tubuh lebih optimal dibandingkan penggunaan baju sehari-hari.

    Jangan lupa untuk menjaga kesehatan prostat dengan mengonsumsi berbagai sayur dan buah, serta pilihan makanan yang memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi agar kesehatan prostat selalu terjaga dengan baik.

    Tag: balap sepeda downhill

    Bagikan :