Ingin Panjang Umur dan Hidup Sehat? Ikuti Enam Langkah ini

Tim Editor

Ilustrasi hidup sehat. (www.pixabay.com)

Jakarta, era.id- Para ahli mengatakan, cek tahunan secara rutin bisa sangat membantu untuk menjaga tubuh tetap sehat jangka panjang. GP Xand van Tulleken, asosiasi dari Werlabs, memberi penjelasan terkait fakta itu. Laboratorium cek darah Swedia yang beroperasi di Inggris itu juga memberikan solusi kesehatan sederhana yang efektif membantu seseorang menjalani kehidupan lebih lama dan sehat.

Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Telegraph.
 
1. Biasakan mandi dengan air dingin
 
Menurut GP Xand van Tulleken, mandi dengan air dingin dapat menekan stress pada tubuh, seperti latihan untuk menstimulasi hal tersebut. Riset dari Garvan Institute of Medical Research, Sydney, Australia, menerbitkan jurnal tentang Metabolisme Sel pada tahun 2014. Ilmuwan menemukan jika menggigil dapat memberi rangsangan penyimpanan “white fat” menjadi pembakaran energy “brown fat”.
 
2. Jangan kurang tidur
 
Kehilangan waktu tidur selama 30 menit per hari pada weekdays dapat  menyebabkan obesitas, kata para ahli dari Weill Cornell Medical College di Doha, Qatar. Kebanyakan orang kekurangan jam tidur karena bekerja pada weekdays kemudian ‘balas dendam’ dengan tidur seharian di weekend. Hal ini dapat menyebabkan gangguan metabolisme jangka panjang, penelitian mengatakan ini yang dapat memicu perkembangan diabetes tipe 2.
 
 
3. Banyak bergerak
 
Buang air besar secara rutin di pagi hari adalah cara efektif untuk meningkatan kesehatan. Sembelit mempengaruhi satu dari tujuh orang dewasa dan menyebabkan wasir, peradangan usus besar, dan pendarahan. Selain itu, pada tahun 2012, ilmuwan dari American College of Gastroenterology melaporkan adanya hubungan antara sembelit kronis dengan peningkatan risiko pengembangan kanker usus besar. Banyak minum dan berolahraga secara teratur juga dapat mencegah sembelit.
 
4. Lakukan tes darah secara rutin

Seperti yang sudah dikatakan di awal, tes darah secara rutin dapat mengurangi gangguan kesehatan yang melibatkan fungsi sistem jantung dan pembuluh darah. "Mengetahui tingkat sel-sel metabolisme pada tubuh dapat memotivasi untuk melakukan perubahan seperti diet dan olahraga yang dibutuhkan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (sistem jantung dan pembuluh darah)," kata dr. Anders Lycksell dari Werlabs.

5. Perbanyak minum kopi
 
Studi baru di Spanyol menemukan, jika seseorang mengonsumsi kopi secara rutin di atas usia 45 tahun, risiko kematiannya menjadi lebih rendah.  “Minum empat cangkir kopi setiap hari dapat menjadi bagian dari makanan sehat pada orang sehat,” kata seorang ahli jantung di Rumah Sakit de Navarra, Pamplona, Spanyol. Penelitian ini mengkonfirmasi sebuah penelitian sebelumnya dari Univeristy of Southern California yang menemukan meminum kopi memperkecil risiko kematian akibat penyakit jantung, kanker, stroke, diabetes dan penyakit ginjal.
 
6. Berpuasalah
 
“Ada banyak bukti, puasa baik untukmu,” kata dr. van Tulleken. “Saya melewatkan sarapan untuk membantu saya mengendalikan asupan kalori saaya.” Periset jantung di Intermountain Medical Center Heart Institute di Utah menemukan bahwa puasa secara rutin tidak hanya menurunkan risiko penyakit jantung coroner dan diabetes.

Jadi tunggu apa lagi? Mari hidup sehat.

Bagikan: