Kapankah Versi Baru Mencarter Roket Dirilis?

Tim Editor

Kelompok Penerbang Roket (Foto: istimewa)

Jakarta, era.id - Sejak terbentuk pada 2011, trio rock beroktan tinggi, Kelompok Penerbang Roket (KPR), menjelma menjadi salah satu band rock paling berbahaya di semesta rock Indonesia. Mencomot nama dari salah satu lagu milik Duo Kribo, Mencarter Roket, band yang digawangi John Paul Patton (bass/vokal), Rey Marshall (gitar) dan Igusti Vikranta (drum) kini siap memanaskan kembali mesin peluncurnya dengan membawakan ulang lagu tersebut dengan interpretasi sendiri. Kepada era.id, John Paul Patton --akrab disapa Coki-- menjelaskan alasan mereka mengadopsi judul lagu Duo Kribo sebagai nama bandnya.

"Lagu itu adalah salah satu inspirasi kami. Menurut gue judulnya keren, arogan hahaha.... Dan kami enggak pengen pakai bahasa Inggris untuk nama band kami, karena sudah banyak nama band yang pakai Bahasa Inggris. Jadi kami pun memakai kata 'kelompok' yang artinya kami kelompok yang menerbangkan roket. Roket kami analogikan sebagai musik kami dan roket itu terbang ke atas," urainya.

Coki melanjutkan, sampai saat ini, dia dan bandnya belum bisa memberikan bocoran lebih jauh tentang konsep dan jadwal rilis daur ulang dari Mencarter Roket. Apakah akan dirilis dalam bentuk single atau bakal disertakan ke dalam album mereka berikutnya, semua akan terjawab begitu lagu ini menyembur ke permukaan. Tapi pastinya, penggarapan lagu ini sudah rampung dan siap diluncurkan. Dan tentunya,  ijin dari si pemilik lagu pun sudah dikantungi.

"Lagu ini sudah matang. Sudah dibungkus! Dan hal pertama yang kami lakukan sebelum merekam ulang lagu ini adalah meminta izin. Kami sudah bertemu dengan pembuat lagu ini, Ian Antono dan meminta izin kepadanya," sambung Coki.

Dari sisi aransemen musik, meski Mencarter Roket dibawakan  dengan style dan interpretasi sendiri tapi KPR tidak serta merta mengebiri nilai-nilai substansial yang melekat pada lagu tersebut. Yang paling signifikan mungkin hanya pada departemen sound di mana kali ini KPR mengemasnya dalam balutan yang lebih beroktan dari versi aslinya.

"Tidak terlalu berbeda dengan aslinya karena memang lagu aslinya sudah sangat bagus. Tetapi dari segi pemilihan sound lebih terlihat perbedaannya. Kami mengemas lagu ini dengan sound yang lebih berat dan bertenaga dibandingkan dengan versi aslinya," Rey menimpali.

Itulah mengapa, KPR begitu yakin aransemen baru Mencarter Roket yang dibuatnya tidak mungkin melenceng dari spirit versi aslinya. Karena dari awal band ini terbentuk memang sudah terinspirasi dari lagu itu.

"Kami percaya spirit lagu ini semakin tersampaikan setelah kami merekam ulang dan merilis lagu tersebut," lanjutnya.

Lalu, kapankah versi baru lagu Mencarter Roket dirilis? "Rahasia!" jawabnya.

Produktivitas KPR memang bisa dibilang jempolan. Band ini langsung merilis dua album pada 2015 hanya dalam kurun waktu dua bulan. Masing-masing bertajuk Teriakan Bocah yang berisi materi original mereka dan Haai yang memuat barisan lagu daur ulang karya band pop rock legendaris era 70an, Panbers. 

Kini, KPR tengah sibuk menyiapkan album mini dengan konsep space rock. Apakah lagu Mencarter Rocket akan disertakan di dalamnya? Sekali lagi kita diminta untuk bersabar menunggu kepastian itu. "Kita lihat saja nanti," Viki mengakhiri.

Tag: album musik

Bagikan: