Sihar Sitorus Ditantang Kembalikan Kejayaan Catur Sumut

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Cawagub Sumut Sihar Sitorus dan Ketua Ketua Umum PB Percasi Pusat Utut Adianto (Istimewa)

Medan, era.id - Sumatera Utara dulu dikenal sebagai pencetak para pecatur hebat nasional. Namun kini era keemasaan itu sudah hilang.

Dulu, banyak pecatur asal Sumut yang menjadi tumpuan bagi Indonesia di ajang internasional. Nama-nama seperti Narsal Situmbuk, Monang Sinulingga hingga GM Cerdas Barus dan lainnya membuat Sumut menjadi lumbung pecatur dan disegani daerah lain. Namun, keadaan itu justru berbalik sekarang.

Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menantang Pemprov Sumut mendatang mampu mengembalikan masa keemasan catur.

"Dahulu Sumut salah satu gudangnya atlet catur nasional. Tahun 2013, Sumut melalui Putra Andika pernah juara nasional. Sekarang di mana? Padahal pemain catur sekarang sangat banyak. Memang untuk menjadi pemain kaliber nasional atau internasional banyak langkahnya," ungkap Ketua Umum PB Percasi Pusat Utut Adianto saat membuka Kejuaraan Catur Terbuka Tingkat Nasional Piala Gubernur Sumut yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (19/5).

Acara ini dihadiri juga Gubernur Sumut T Erry Nuradi, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin, anggota DPR Sofyan Tan, dan tokoh pemuda dan olahraga Sihar Sitorus. Utut menjelaskan, catur tak sekedar olahraga prestasi. Keberadaannya sudah menjadi budaya bagi masyarakat, hanya saja saat ini perbaikan sistem dan pelatihan dibutuhkan dalam olahraga ini.

"Rencananya kita akan melaksanakan pelatihan di Sumut. Salah satunya melalui turnamen inilah kita bisa berharap Indonesia bisa jadi salah satu kekuatan di Asia kembali," beber Utut.


Cawagub Sumut Sihar Sitorus dan Ketua Ketua Umum PB Percasi Pusat Utut Adianto (Istimewa)

Sihar Sitorus menjelaskan, sudah sepatutnya mengembalikan kejayaan catur di Sumut. Banyaknya pecatur dari Sumut yang menjadi harapan daerah dan Indonesia menunjukkan Sumut punya potensi besar.

"Potensi besar ini yang harus kita gali. Tugasnya, tak hanya pada pengurus Percasi saja, pemerintah juga harus berperan aktif untuk turut mencari bibit prematur dari usia dini," tutupnya.

Dalam acara ini, Sihar sempat bertanding catur dengan Dewi Ardhiani Anastasia Citra pemilik gelar Women Grand Master asal Jawa Barat. Awalnya Sihar mampu mengimbangi permainan Dewi. Namun di akhir pertandingan, Sihar masuk dalam jebakan Dewi sehingga kalah.

Dewi yakin kalau impian Sihar membawa kejayaan kembali Sumut bisa diwujudukan jika serius untuk mencari dan melatih atlet. Apalagi ia melihat banyaknya pecatur junior yang ambil bagian dalam ajang ini.

"Banyak pecatur juniornya, juga senior yang ikut. Dengan ini saya yakin, akan banyak muncul pecatur berpengalaman," kata Dewi.


Grand Master Dewi Ardiani Citra bertanding catur dengan Sihar Sitorus (Istimewa)
 

Tag: olahraga asyik cabang olahraga boccia pilkada sumut

Bagikan: