Menanti Pertunjukan Spektakuler Pembukaan Asian Games 2018

Tim Editor

Sedang memuat podcast...

Konferensi pers rencana pembukaan Asian Games 2018 (Foto: asiangames2018.id)

Jakarta, era.id - Salah satu yang ditunggu dari setiap perhelatan olahraga internasional adalah upacara pembukanya. Tidak terkecuali Asian Games 2018 yang sudah dipersiapkan sejak jauh hari.

Yang perlu kamu ketahui, setiap multi event olahraga internasional, upacara pembukaan biasanya menjadi ajang unjuk kekayaan budaya yang milik tuan rumah. Makanya nih, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 akan melibatkan ribuan seniman Indonesia untuk menggarap khusus acara itu. Mulai dari penari, musisi dan perupa akan dilibatkan.

Pasti penasaran menanti seperti apa pagelaran yang bakal disuguhkan. Apalagi Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir, sudah menjanjikan upacara pembukaan Asian Games 2018 mendatang digadang-gadang jadi upacara pembukaan multi event olahraga terbesar dan termegah di dunia. Yang pasti, kekayaan bangsa Indonesia akan dipromo besar-besaran kepada masyarakat global. 

"Acara ini diperkirakan akan disaksikan oleh empat miliar orang. Maka kami berkomitmen untuk melibatkan seniman Indonesia sebagai punggawa dalam upacara pembukaan ini," ujar Erick seperti dilansir dari asiangames2018.id, Kamis (31/8/2018).

Direktur Pembukaan dan Penutupan Asian Games 2018, Herty Purba, menjelaskan putra-putri terbaik bangsa ini terpilih menjadi mitra penyelenggaraan Asian Games. Malah sekitar 90 ribu total mitra khusus untuk opening ceremony saja berasal dari dalam negeri. 

"Ini momen kita untuk maju. Mulai dari Wishnutama kita tunjuk sebagai Creative Director seremoni, sampai Eko Supriyanto yang jadi koreografer Madonna dalam tim," ucap Herty.

Selain Wishnutama dan Eko Supriyanto, talenta lain yang akan menyemarakkan upacara pembukaan ada Denny Malik yang juga berpartisipasi sebagai koreografer, Addie MS dan Ronald Steven dari sisi musik, perancang busana Rinaldi Yunardi dan Dynand Fariz hingga maestro seni rupa Indonesia, Sunaryo.

Terkait penggunaan jasa mitra Asing, Herty menjelaskan bahwa para konsultan tersebut kami gandeng karena pengalaman mereka berkarya di Olimpiade yang lalu. "Kita ajak mereka ke sini karena pengalaman teruji, plus untuk transfer ilmu ke orang Indonesia dong. Ke depannya, kalau bisa kita lah yang jadi tenaga ahli terbaik di benua Asia," tambah Herty. Ia juga menjelaskan bahwa hanya teknologi dan sistem canggih saja yang menggunakan jasa dari mitra luar negeri.

Tag: asian games 2018 relawan asian games 2018

Bagikan: