Usai Copot Dadan Hindayana, Kejagung Geledah Kantor BGN

| 03 Jun 2026 12:19
Usai Copot Dadan Hindayana, Kejagung Geledah Kantor BGN
Dadan Hindayana (Dok. BGN)

ERA.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan melakukan penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (3/6/2026). Penggeledahan ini dilakukan usai Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai kepala BGN.

"Penyidik Pidsus (Pidana Khusus) Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Plh. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Mohammad Jeffry kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Namun, dia belum mau mengungkap kasus yang sedang diusut Kejagung lewat penggeledahan di kantor BGN itu. Begitu juga dengan barang bukti yang diamankan dari kegiatan tersebut.

Jeffry hanya mengatakan kejaksaan akan melakukan konferensi pers pada sore nanti.

Sebelumnya, Nanik S. Deyang ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot Presiden Prabowo Subianto. Nanik sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden Prabowo juga mengangkat Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN yang baru menggantikan Lodewijk Pusung serta Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru menggantikan Sony Sonjaya.

Dia mengatakan pencopotan itu diambil setelah Prabowo mengevaluasi BGN selama kurang lebih 1,5 tahun termasuk menerima berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat, serta penerima manfaat proyek Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pras menjelaskan BGN memerlukan tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas.

Tak lupa, Pras berterima kasih kepada Dadan cs selama membangun fondasi dan mengembangkan BGN.

"Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat," tandas Pras dalam pernyataan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6).

Rekomendasi