Cek Fakta: Ade Armando Unggah Video Ambulans Membawa Batu Saat Demo

Tim Editor

Polisi saat menjaga demonstrasi 1310 (Era.id)

ERA.id - Dosen Komunikasi Universitas Indonesia dan Universitas Pelita Harapan, Ade Armando, bikin kontroversi di jagat Twitter. Sebabnya, ia mengunggah sebuah video ambulans dengan keterangan ambulans tersebut berisi batu di Jakarta.

Tak cuma itu, ia membawa nama-nama Pemprov DKI dalam keterangannya di akun pribadinya itu. Sontak, hal tersebut menuai kontroversi warganet. Banyak warganet mengaku kalau Ade Armando menyebar hoax.

Apa alasannya? Dari penelusuran era.id, kejadian dalam video tersebut ternyata sudah lama. Dalam akun Youtube RCTI, video tersebut diunggah pada 26 September 2019 lalu.

Dari kenyataan inilah, bisa dipastikan, Ade Armando menyebar informasi yang keliru, tidak di waktu yang tepat. Keterangan dalam akunnya pun tidak menjelaskan soal waktu kapan kejadian tersebut.

Ia hanya menulis, "Lima ambulans milik Pemprov DKI ditahan polisi karena membawa batu yang diduga akan digunakan untuk aksi unjuk rasa di Jakarta."

Ade Armando sendiri entah dengan alasan apa menyebar video tersebut di tengah-tengah maraknya informasi soal demonstrasi yang dilakukan PA 212 dan ormas lain yang bertajuk aksi demonstrasi 1310.

Dalam video itu juga, terlihat tidak ada batu sama sekali dalam mobil ambulans. Hanya ada orang yang duduk dalam mobil itu dan menutup wajahnya.

Kejadian ini juga sempat membuat polisi yakni Polda Metro Jaya mengklarifikasi kabar ambulans Pemprov DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI) yang diduga memasok batu dan bensin untuk perusuh.

Kabar itu adalah hoax. Polda Metro Jaya mengaku salah menyebar video ambulans membawa batu saat kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (26/9) dini hari, tahun lalu.

"Jangan sampai diviralkan yang tidak pas, kita dipecah. Kita tetap satu, bergandengan tangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Argo Yuwono.

Tag: cek fakta pa 212 demo tolak omnibus law

Bagikan: