Usai Pesepeda, Rombongan Pemain Sepatu Roda 'Kuasai' Jalanan Jakarta, Wagub Ariza: Arogan

| 09 May 2022 10:08
Usai Pesepeda, Rombongan Pemain Sepatu Roda 'Kuasai' Jalanan Jakarta, Wagub Ariza: Arogan
Ilustrasi. Beberapa bocah bermain sepatu roda di arena yang telah disediakan, bukan di jalan raya (Antara)

ERA.id - Setelah peleton sepeda mengambil alih pertengahan jalan raya yang diperuntukkan untuk kendaraan bermesin seperti mobil dan motor, kini Jakarta 'dikuasai' rombongan pemain sepatu roda.

Sikap arogansinya pun dihujat banyak netizen, usai video mereka viral. Terlihat, belasan pesepatu roda meluncur di di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Selatan. Mereka berbaris dan menghalangi laju kendaraan bermesin.

Kadung viral, Guberur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria langsung gerah. Ia meminta rombongan pemain sepatu roda tidak arogan dengan menggunakan jalan raya sebagai area bermain.

"Arogansi di jalan merugikan diri dan banyak orang," kata Riza dikutip dari cuitan di akun Twitter pribadinya @ArizaPatria, Senin (9/5/2022).

Riza memastikan akan menindaklanjuti laporan warga itu. Katanya lagi, fasilitas umum (fasum) seharusnya digunakan sesuai dengan peruntukan dan ketentunannya.

Riza menambahkan, Pemprov DKI sudah menyediakan sarana dan arena bagi komunitas sepatu roda untuk menyalurkan bakat serta hobinya.

Salah satu lokasi yang sudah disiapkan Pemprov DKI untuk para pesepatu roda yaitu Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA).

"Kami tindaklanjuti. Fasum harus sesuai peruntukan dan ketentuan. Sudah ada tempat bersepatu roda," tegas Riza.

Sebelumnya, akun Twitter @pativ7 mengunggah video yang memperlihatkan rombongan pemain sepatu roda yang meluncur di jalanan Jakarta. Menurutnya, dalam rombongan itu juga ada pesepatu roda yang berusia anak-anak.

Unggahan video tersebut kemudian dikomentari oleh akun Twitter @mazzini_gsp dan melaporkannya langsung kepada Wagub DKI Jakarta Riza Patria.

"Pak Wagub @ArizaPatria mungkin bisa buat aturan baru buat kaum kelas menengah arogan supaya sepatu rodaan mereka gak ganggu pengguna jalan lain, membahayakan juga. Nanti kalau ketabrak ojol atau tukang starling yg lagi cari rejeki, mereka mara, orang kecil dituntut penjara lagi," cuit akun @mazzini_gsp.

Rekomendasi