Kampanyekan Stop Perundungan, Penyanyi Cilik Kanaya Aisyah Rilis Lagu "Stop Bully-Bully"

Tim Editor

Kanaya Aisyah. (Foto: Istimewa)

ERA.id - Kasus perundungan atau bullying kerap kali dialami oleh anak-anak. Tak jarang menyebabkan korbannya depresi. Untuk mengampanyekan stop terhadap perundungan, penyanyi cilik Kanaya Aisyah merilis single "Stop Bully-Bully".

Single kedua Kanaya itu juga dipersembahkan dalam rangka Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2021. Lagu tersebut merupakan ciptaan dari sang ibu, yang tak lain adalah penyanyi wanita Reggae Shinta Priwit. 

Shinta menyebut bahwa lagu "Stop Bully-Bully" diciptakan sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya kasus bullying, baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Ia juga berharap agar ke depannya kasus bullying tidak lagi terjadi.

"Kasus bullying makin banyak itu parah sih, sekarang terjadinya bukan cuma di kalangan anak sekolah tapi juga sudah dialami orang dewasa." ungkap Shinta Priwit dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/8/2021).

"Maka dari itu, gue buat lagu "Stop Bully- Bully" biar semua sudahlah berhenti aja tindakan bullying yang nggak asyik itu," tambah Shinta Priwit.

Kanaya Aisyah merupakan artis cilik pendatang baru di Blantika Musik Indonesia yang akrab disapa Kanaya. Ia memulai kariernya di industri musik sejak usia 9 tahun, di mana Kanaya berduet bersama sang mama, Shinta Priwit dan merilis lagu  berjudul "Cinta Aku dan Mama". 

Menginjak usia 11 tahun Kanaya tampil perdana sebagai penyanyi solo dengan lagu berjudul "Doa untuk Kedua Orang Tua" yang dirilis baik secara digital maupun video lirik di kanal Youtube sang mama. 

Di usianya yang kini menginjak 13 tahun dan telah memasuki masa remaja, Kanaya dengan dukungan penuh dari sang mama kembali merilis lagu "Stop Bully-Bully".

Kanaya berharap dengan dirilisnya lagi tersebut bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk berhenti saling membully. Kanaya sendiri mengaku pernah mengalami perundungan.

"Waktu SD dulu aku juga aku pernah jadi korban verbal bullying di sekolah, dan aku cerita ke mama, lalu aku di-support sama mama dan ayah dikasih tahu, supaya aku jadi baik-baik saja, alhamdulillah dan  sekarang malah bisa jadi lagu dan aku nyanyiin deh hehehe," ungkap Kanaya.

Pembuatan lagu ini melibatkan musisi Rachmat Ady sebagai penata musiknya serta Andre Mesa sebagai penata suara. Lagu "Stop Bully-Bully" kini dapat didengar lewat kanal YouTube Shinta Priwit. Nantinya, lagu ini juga akan segera  didengarkan melalui seluruh gerai musik digital. 

Tag: musik musik indonesia bullying Perundungan

Bagikan: