Sandiaga Uno: Potensi Pembelian Dalam Negeri Rp500 Triliun dari UMKM

| 19 Sep 2022 18:32
Sandiaga Uno: Potensi Pembelian Dalam Negeri Rp500 Triliun dari UMKM
Sandiaga Uno (Antara)

ERA.id - Demi meningkatkan ekonomi Indonesia, pemerintah baru-baru ini menargetkan untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bergabung ke Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia atau Gernas BBI.

Dalam upayanya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebutkan sedikitnya sudah sekitar 21 juta pelaku UMKM yang tergabung dalam ekosistem digital. Hampir 3 kali lipat dibanding sebelum adanya pencanangan program Gernas BBI.

"Sebelum adanya program Gernas BBI, UMKM yang terhubung ekosistem digital hanya sekitar delapan juta unit," kata Sandiaga saat menghadiri penutupan Gernas BBI di Kota Padang, Sumatera Barat, lewat keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (17/9).

Dengan tergabungnya 21 juta pelaku UMKM, pemerintah sudah berhasil mendapatkan sekitar 70 persen dari target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo.

Presiden sudah menargetkan 30 juta UMKM bisa terdaftar di ekosistem digital.

Jika target tersebut dapat direalisasi, maka ekonomi Indonesia akan terkatrol hingga 1,7 persen. Tidak hanya itu, Indonesia juga berpotensi membuka banyak lapangan kerja. Sedikitnya 2 juta lapangan pekerjaan baru dapat diserap dari pertumbuhan tersebut.

"Selanjutnya potensi transaksi pembelian dalam negeri ditargetkan Rp500 triliun dan tulang punggungnya ada pada UMKM," ujarnya.

Sandiaga menyatakan bahwa adanya fakta Gernas BBI mendorong UMKM terdigitalisasi menunjukkan program itu banyak membantu pelaku UMKM dalam beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi dengan pemasaran dan penjualan secara digital (online).

"Jadi jangan hanya sebatas bangga dengan buatan Indonesia, tapi mari membeli produk buatan Indonesia," ucap Menparekraf.

Gernas BBI merupakan gerakan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk buatan dalam negeri serta membangkitkan UMKM.

Rekomendasi