Anggotanya yang Pukul Lansia di Tangerang Ditangkap, TNI AU: Bakal Disanksi Tegas

| 14 Dec 2022 17:36
Anggotanya yang Pukul Lansia di Tangerang Ditangkap, TNI AU: Bakal Disanksi Tegas
Tangkapan layar

ERA.id - TNI AU dalam hal ini Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta sudah melakukan penahanan terhadap oknum prajurit  Lanud Ats, Pratu SH yang diduga melakukan kekerasan terhadap warga sipil di Tangerang.

Sebelum ditahan, Pratu SH telah ditangkap oleh Satpom Lanud Atang Sendjaja Bogor di Tangerang, Selasa (13/12/2022). Sementara korban telah melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Satpom Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Selanjutnya, sejak Rabu siang (14/12/2022) yang bersangkutan telah ditahan di Satpom Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, untuk kepentingan pemeriksaan. Sebelumnya Pratu SH, sempat ditahan di Satpom Lanud Ats, Bogor.

Kepala Penerangan Lanud Ats Letkol Sus M.I. Adam mengatakan, saat kejadian, yang bersangkutan diketahui tidak masuk kantor tanpa izin atasannya.  Setelah ditahan, oknum Pratu SH, selanjutnya akan menjalani pemeriksaan.

Bila dalam penyelidikan ditemukan tindakan pidana, TNI AU akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebelumnya, seorang oknum prajurit TNI Angkatan Udara (AU) Lanud Atang Sendjaja diduga menganiaya pria tua di Perumahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Aksi itu pun viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 13 detik di akun twitter @nestanes, oknum prajurit diketahui berinisial SH dengan jaket hitam dan memakai helm biru. Ia terlibat cekcok dengan seorang pria paruh baya.

Dalam video tersebut, pelaku memukul korban hingga berdarah di bagian wajahnya. Kemudian pergi menggunakan kendaraan roda dua.

"Mohon arahan pelaporannya min, salah satu anggota melakukan tindak kekerasan terhadap salah satu keluarga saya, ancaman pembunuhan dll #twitterDoYourMagic," tulis akun @nestanes itu yang juga menghastag TNI AU.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Ciledug Kompol Noor Maghantara membenarkan kejadian yang terjadi di wilayah hukumnya. Dia menjelaskan, kasus kejadian tersebut telah diserahkan ke TNI AU.

"Kejadian itu sudah diarahkan ke POM AU Halim Perdanakusuma," singkatnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/12/2022).

Rekomendasi